Loading...

Menhub: Siswa STPI Harus Jadi Pilot Berkualitas

TANGERANG (TAJUKTIMUR.COM) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berpesan agar siswa Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) harus menimba ilmu secara serius juga dengan ketulusan hati.

“Kalian tidak boleh sekolah asal-asalan, kalian harus bangun pagi, kerja keras dan lalukan sepenuh hati dengan tulus,” demikian diungkapkan Menhub Budi Karya saat kunjungannya ke STPI, Curug, Tangerang, Banten, Sabtu (24/2) kemarin.

Menurut Budi Karya, pilot merupakan salah satu profesi yang mempunyai tanggung jawab besar. Pasalnya pilot harus menjadi pemimpin dalam penerbangan, bahkan membawa hingga ratusan nyawa. “Pilot itu adalah profesi yang memiliki tanggung jawab besar di pesawat. Anda menjadi pimpinan dan mempertaruhkan nyawa kadang-kadang lebih dari 500 orang,” tutur Budi.

Dikutip dalam rilis resmi yang tajuktimur.com, Menhub Budi menjelaskan bahwa, STPI adalah suatu lembaga pendidikan yang membanggakan. Sehingga dirinya ingin memberi kesempatan untuk 40 siswa tersebut pendidikan yang terbaik. Pendidikan tersebut diselenggarakan dalam kurun waktu 3-5 bulan tergantung kualifikasinya.

“Kita ingin sekali para pilot yang kita didik ini mempunyai kualifikasi yang bagus, punya kemampuan intelektual, punya kemampuan hal-hal yang diperlukan dan itu tidak mudah. Oleh karenanya ke 40 siswa itu kita didik dan Insya Allah bisa berjalan dengan baik,” kata Budi Karya.

Dalam kesempatan bertemu dengan siswa STPI, Menhub juga memanggil dua perwakilan siswa untuk bertanya maupun memberi testimoni saat pendidikan. Keduanya memberikan ucapan terimakasih, karena telah diberikan kesempatan melakukan pendidikan pilot di STIP.

Setelah memberikan arahan kepada para siswa, Menhub Budi menaiki pesawat multi-engine. Setelah menjajal pesawat tersebut ia semakin yakin bahwa seorang pilot harus memiliki kualifikasi yang baik karena ia harus tetap tenang dalam menyelesaikan permasalahan di pesawat.

“Berkaitan dengan penerbangan tadi saya sengaja ikut terbang dengan pesawat latih, itu adalah pesawat multi-engine yang hanya dimiliki oleh STPI di Curug juga di sekolah kita di Banyuwangi. Untuk diketahui bahwasanya seorang pilot itu baru akan menjadi pilot yang berkualitas kalau sudah melalui pendidikan yang berkualitas juga. Ini artinya ada suatu kualifikasi yang begitu banyak untuk menjadi seorang pilot,” tegas Budi.

Turut hadir dalam kegiatan Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, Sesditjen Perhubungan Udara Praminto Hadi, Ketua Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Capt Novianto Widad, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Sri Rahayu, Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi, Kepala Bandara Budiarto Irwan Saputra.

(fr)

Berita Lainnya
Jumat ini KPK Jadwalkan Ulang pemeriksaan Rommy JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romah...
Gempa Bumi Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pangandaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. P...
Penyebar Konten Terorisme Diancam UU-ITE, PKS: Bersikap Bijaklah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menanggapi kejadian terorisme yang membunuh puluhan umat Islam yang sedang...
F-PKS Minta Kemenlu dan KBRI Lindungi WNI di Selandia Baru JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengutuk penembakan brutal kepada pulu...
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud PALU, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa telah t...
Kanal: Nasional