Loading...

MK Sudah terima 42 Permohonan Penyelesaian Sengketa Pilkada

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM —- Mahkamah Konstitusi (MK) hingga Rabu (11/7) sudah menerima 42 permohonan penyelesaian perselisihan mengenai hasil pemilihan kepala daerah 2018.

“Pagi ini total sudah masuk 42 permohonan PHP Kada 2018, baik yang mendaftar melalui laman khusus (daring) dan ada yang menyerahkan secara langsung ke MK,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol MK Rubiyo di Jakarta, Rabu, menggunakan singkatan dari Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah.

“Namun masih ada pendaftar daring yang belum menyerahkan fisik permohonannya, karena memang menurut ketentuan diberi waktu selama tiga hari kerja setelah tiga hari kerja yang pertama,” ia menambahkan.

Tiga hari kerja pertama yang dimaksud adalah tiga hari setelah penetapan suara hasil pemilihan kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua MK Anwar Usman sebelumnya menjelaskan bahwa tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, penerimaan perkara sengketa hasil pilkada tahun ini juga dilakukan lewat laman daring.

Anwar menjelaskan permohonan penyelesaian hasil pilkada yang masuk akan diregistrasi ke Buku Registrasi Perkara Konstitusi 23 Juli 2018. Sementara persidangan perdana perkara sengketa hasil pilkada rencananya akan dimulai 26 Juli.

Berita Lainnya
Cawapres Ma’ruf Amin Mengaku Tetap Dekat dengan Habib Rizieq Shihab JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menampik jika hubungannya ...
HNW: Politik SARA Bisa Lahirkan Konflik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Majelis Syura DPP PKS, Hidayat Nur Wahid mengingatkan bahayanya poli...
Pemerintah Luncurkan Beasiswa Santri LPDP JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Agama Lukman Hakim ...
Bersama Nelayan Cirebon, Bara JP Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Kota Cirebon Y Pasomba men...
Zulkifli Ajak Relawan Hadapi Provokasi dengan Kampanye Cerdas PEKANBARU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Cawapres Sandiaga Uno melanjutkan ...
Kanal: Nasional Pilkada