Loading...

MUI Jakarta dan Majelis Ta’lim Se-Jabotabek Serukan Malam Munajat 212

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Majelis Ulama Indonesia Daerah Khusus Ibukota (MUI DKI) Jakarta bersama Majelis Ta’lim se-Jabodetabek dan Lembaga Dakwah DPP Front Pembela Islam (FPI) berniat menggelar doa bersama (munajat) kepada Sang Khaliq untuk keselamatan Agama, Bangsa, dan Negara Indonesia.

Tujuan utama kegiatan ini adalah supaya masyarakat (umat Islam) bisa mengawal pelaksanaan pemilu 2019 ini dengan aman, adil dan jujur serta meminta aparat POLRI, KPU dan seluruh bangsa Indonesia untuk bisa menjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokator.

“Intinya acara ini untuk meminta keselamatan bangsa terutama dalam menghadapi Pemilu 2019 agar berjalan aman dan damai”, Ujar Habieb Novel Bamukmin, salah satu pengurus DPP FPI yang juga aktif di Advokat Cinta Tanah air (ACTA) kepada tajuktimur.com via telepon, Minggu (17/02/2019).

Undangan untuk kegiatan Malam Munajat 212 di kawasan Monas, Jakarta pada (Kamis malam) tanggal 21 Februari 2019 disebar melalui sosial media dan terbuka untuk umum.

Seperti pada pelaksanaan kegiatan “212” terdahulu para peserta yang hadir biasanya mengenakan pakaian serba putih dan diperkenankan mengajak keluarganya. Rencananya rangkaian kegiatan Malam Munajat 212, akan dilaksanakan mulai petang (Maghrib) hingga malam hari atau sekitar pukul 22.00 WIB.

Acara Malam Munajat 212 akan digelar pada hari Kamis (Malam Jum’at) tanggal, 21 Februari 2019 di taman Monas dan diawali dengan sholat Maghrib Berjama’ah. Kemudian acara akan dilanjutkan dengan pembacaan dzikir bersama, sholat istigozah, tausiah para ulama dan ceramah langsung yang akan disampaikan oleh Panglima Besar FPI, Habib Rizik Sihab (HRS) yang rencananya akan dilaksanakan dipenghujung acara, dan disampaikan langsung (live) dari Arab Saudi.

Sejumlah tokoh nasional dan ulama juga direncanakan hadir, termasuk Jend .purn. Joko Santoso (mantan Panglima TNI), Amin Rais (pendiri PAN),  Anis Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), para tokoh Alumni 212 seperti Yusuf Muhammad Martak (ketua GNPF), Aa Gym dan Ustad Abdul Somad.

Berhubung kegiatan akan dilaksanakan pada malam hari (hingga pukul 22.00 wib) dan masih merupakan hari kerja, maka jumlah peserta diperkirakan agak terbatas atau hanya sekitar 800 ribu hingga 1 juta orang. Nantinya semua kegiatan dan titik kumpul massa terpusat di taman Monas, Jakarta. Karena itu pihak panitia akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan jalannya acara. Sementara sebagai antisipasi pengamanan internal, panitia melibatkan Barigade 212, Bang Jafar, LPI dan Kokam.

“Kita berharap insa Allah semuanya berjalan aman dan lebih ketat pengamanannya. Serta melibatkan aparat Polri untuk menyisir area Monas demi menghindari upaya sabotase atau teror, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi”, harap Habieb Novel Bamukmin, ustad yang juga mencoba maju sebagai caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 8 Jakarta Selatan.

Berita Lainnya
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Seluma Bengkulu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,3 mengguncang Seluma, Bengkulu, Sab...
Jumat ini KPK Jadwalkan Ulang pemeriksaan Rommy JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romah...
Gempa Bumi Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pangandaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. P...
Penyebar Konten Terorisme Diancam UU-ITE, PKS: Bersikap Bijaklah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menanggapi kejadian terorisme yang membunuh puluhan umat Islam yang sedang...
F-PKS Minta Kemenlu dan KBRI Lindungi WNI di Selandia Baru JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengutuk penembakan brutal kepada pulu...
Kanal: Nasional