Loading...

Ombudsman Indonesia Menimba Ilmu ke Belanda

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Sebanyak 15 staf Ombudsman meraih beasiswa StuNed dari Pemerintah Kerajaan Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia. Mereka akan mengikuti pelatihan Control Mechanisms and Personal Effectivity in Complaint Handling”di Belanda.

Penyerahan beasiswa secara resmi dari Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl kepada Wakil Ketua Ombudsman Indonesia, Leli Pelitasari, dilaksanakan di kantor Ombudsman di Jakarta (7/9/2017), dan disaksikan oleh Wakil Kepala Departemen Politik Kedubes Belanda, Brechtje Klandermans.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Vrije University bekerjasama dengan Ombudsman Belanda dan Universitas Leiden tersebut, bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penanganan keluhan terhadap layanan publik. Selama pelatihan yang berlangsung di Belanda, mulai 11 sampai 29 September 2017, peserta juga akan melakukan kunjungan ke berbagai instansi.

Dalam sambutannya, Leli Pelitasari menekankan perlunya menjaga Ombudsman Indonesia sesuai tugas dan fungsinya. Salah satu usahanya denagn selalu meningkatkan kapasitas stafnya melalui pelatihan dengan bekerjasama dengan banyak negara, antara lain dengan Belanda.

Sementara itu, Brechtje Klandermans mengutarakan pihaknya menyambut baik dilaksanakannya pelatihan ini di Belanda. Ombudsman Belanda telah memiliki mekanisme yang efektif untuk memastikan penanganan keluhan warga terhapa pelayanan publik yang dilakukan pemerintah, untuk perlindungan hak-hak warga negaranya.

“Kami yakin Belanda tepat untuk tempat pelatihan ini. Ombudsman Indonesia merupakan salah satu institusi utama dalam reformasi birokrasi Indonesia, sehingga penting untuk didukung,” ungkap Peter van Tuijl pada kesempatan yang sama.

Sinergi VU, Ombudsman Belanda dan Universitas Leiden dalam menyelenggarakan pelatihan ini tidak perlu diragukan untuk mencapai tujuan pelatihan yang optimal dan berkesinambungan.

StuNed atau Studeren in Nederland (studi di Belanda) merupakan program beasiswa yang masuk dalam kebijakan kerjasama pembangunan Pemerintah Belanda dengan Indonesia, yang salah satu bidang prioritasnya adalah Keamanan dan Penegakan Hukum (Security and Rules of Law), yang sesuai bidang pelatihan yang diajukan Ombudsman Indonesia.

Beasiswa StuNed

StuNed, singkatan dari Studeren in Nederland, atau studi di Belanda, adalah program beasiswa yang merupakan bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan pemerintah Belanda. Kerangka kerjasama bilateral tersebut  tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2014 – 2017 yang memiliki 6 bidang yang diprioritaskan yaitu Perdagangan Internasional, Keuangan dan Ekonomi (International Trade, Finance and Economics), Transportasi, (Agro) logistik dan Infrastruktur (Transport, (Agro) logistics and Infrastructure), Keamanan dan PenegakanHukum (Security and Rule of Law), Air (Water), Agro-Pangan dan Hortikultura (Agro-Food and Horticulture), Manajemen Kesehatan (Health Management).

Sejak diluncurkan tahun 2000, StuNed sudah memberikan beasiswa bagi sekitar empat ribu orang Indonesia.

Nuffic Neso Indonesia adalah kantor perwakilan Nuffic, organisasi non profit di Belanda yang ditunjuk resmi menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan dan didanai oleh pemerintah Belanda. Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris.

Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda serta menawarkan, mewakili pemerintah Belanda, beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Aa Gym: Prabowo-Sandi Pilihan Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - KH Abdullah Gymanstiar memberikan dukungan untuk capres dan cawapres nomor...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Massa Pendukung 02 Siap #PutihkanGBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalulintas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk menghindari...
Kanal: Nasional