Loading...

Panglima TNI dan Kapolri kunjungi Kawasan Industri Morowali

PALU, TAJUKTIMUR.COM – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Rabu, mengunjungi Kawasan Industri Pertambangan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Sulawesi Tengah.

PT IMIP yang memperkerjakan hampir 30.000 tenaga kerja, dan hampir 3.000-an orang adalah tenaga kerja asing.

Koordinator Humas PT.IMIP Dedy Kurniawan yang dihubungi di Morowali, Rabu malam, mengatakan bahwa Panglima TNI, Kapolri, dan Menaker sempat berdialog dengan para karyawan, tidak saja pekerja Indonesia, tetapi juga pekerja asing.

Selama sekitar 5 jam berada di kawasan PT IMIP, para pejabat tersebut juga meninjau aktivitas pabrik, dapur umum karyawan (central kitchen), lalu berdialog dengan jajaran manajemen PT IMIP serta Komandan KRI Fatahilah yang sedang merapat di Dermaga PT IMIP Morowali.

Kepada wartawan di Bandara Morowali sebelum meninggalkan daerah itu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengemukakan bahwa pihaknya akan menempatkan tiga matra TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kawasan industri PT IMIP yang dalam waktu dekat akan naik status menjadi objek vital nasional (obvitnas).

Panglima yang didampingi Menaker dan Kapolri mengatakan bahwa pertumbuhan yang terjadi di Morowali, khususnya perekonomian dan penduduk, akan makin besar sehingga dibutuhkan aspek pertahanan dan keamanan yang makin kuat untuk menunjang pertumbuhan itu.

“Saat ini yang eksis hanya Kodim 1311 Morowali. Cakupannya sangat sempit. Oleh karena itu, kami akan menggelar kekuatan permanen, yaitu akan bentuk satu batalion di sini yakni Batalion 716 yang langsung di bawah Kodam XIII/Merdeka,” katanya.

Secara geografis, kata Panglima, Kabupaten Morowali berbatasan langsung dengan lalu lintas pedagangan internasional.

Atas dasar itu, kata Marsekal Hadi Tjahjanto, pihaknya akan menempatkan satu pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal).

Saat ini, Lanal itu hanya ada di Palu. Di sini rencananya akan kita tempatkan Lanal dan bangun Dermaga untuk KRI, baik kapal atas permukaan mauupun kapal bawah permukaan.

“Demikian juga dengan kekuatan marinir, akan kami `include`-kan di Lanal yang rencana dibangun di sini,” katanya.

Untuk wilayah udaranya, saat ini Morowali masih dikontrol dari Gorontalo yang cakupannya masih terkadang “up and down” sehingga TNI juga akan membangun detasemen pertahanan udara.

“Jadi, itulah kepentingan TNI untuk mengamankan wilayah yang sudah dimasukkan sebagai objek vital nasional ini sehingga seluruh perjalanan perekonomian di Morowali yang nantinya akan menjadi besar, juga di-`backup` dengan konsep pertahanan negara dengan baik,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Berita Lainnya
Menkopolhukam Minta Kepala Daerah Bersinergi Sukseskan Pemilu GORONTALO, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) ...
Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Sukabumi SUKABUMI, TAJUKTIMUR.COM - Bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Cicantayan...
Survei IndEX: Elektabilitas PDI-P Turun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Survei terbaru lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX) Re...
Gerindra-PKS Sepakati Dua Nama Calon Wakil Gubernur DKI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pertai Gerindra dan PKS DKI telah menyepakati dua nama cawagub DKI penggan...
Kabupaten Gorontalo Peringati HPSN di TPA Talumelito GORONTALO, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bersama unsur TNI dan Polri mela...
Kanal: Nasional