Loading...

Partai Komunis Vietnam Berkunjung Ke Jakarta

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong akan bertemu dengan Jokowi.

Nguyen dijadwalkan tiba dibandara Soekarno Hatta, Jakarta sekitar pukul 11.00 WIB dengan menggunakan pesawat Boing 787.

Selama berada di Jakarta, Nguyen akan mengunjungi sejumlah tempat dan tokoh, seperti ke gedung DPR/MPR RI, Museum Nasional, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Istana Negara, CSIS, dan kantor pusat PDIP.

Sebagaimana telah disampaikan dalam rilis pers resmi dari Kementerian Luar Negeri: Otoritas tertinggi di Republik Sosialis Viet Nam yaitu Sekjen Partai Komunis Viet Nam (PKV), Y.M. Nguyen Phu Trong, akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia, tanggal 22-24 Agustus 2017.

Sekjen PKV juga akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan MPR, DPR dan DPD. Selama di Indonesia, Sekjen PKV direncanakan pula untuk berbicara di forum bisnis dan akademis. Sementara untuk rencana kunjungan ke istana negara dan bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari terakhir kunjungan Nguyen di Jakarta.

Republik Sosialis Viet Nam menganut sistem mono partai, dimana PKV adalah entitas politik tertinggi. Sekjen PKV adalah bagian integral dari eksistensi negara. Oleh sebab itu, Sekjen sebagai pemimpin tertinggi PKV memiliki kewenangan dan kekuasaan politik tertinggi, melampaui Presiden dan Perdana Menteri.

Sebelumnya pada tanggal 14 September 2011, Perdana Menteri (PM) Vietnam/Member of Politbiro untuk PKV Nguyen Tan Dung melakukan Kunjungan Resmi ke Indonesia, kemudian pada tanggal 27 Juni 2013 Presiden Vietnam Truong Tan Sang dan Ibu Negara Mai Tinh Hanh melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia. Presiden Truong Tan Sang pernah menjabat sebagai Executive Committee untuk PKV.

Dewasa ini Viet Nam adalah salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi yaitu 6 persen pada 2016.

Angka perdagangan kedua negara mencapai 6,2 milyar dollar AS pada tahun 2016 dan ditargetkan mencapai 10 milyar dolar AS pada 2018. Indonesia menanamkan modalnya di Viet Nam pada sektor properti, semen, obat-obatan, makanan dan bahan-bahan kimia dengan total 2 milyar dolar AS pada tahun 2016.

Viet Nam adalah negara tetangga dan mitra strategis Indonesia dalam konteks bilateral dan ASEAN. Kedua negara menyadari pentingnya untuk menggali potensi kerja sama di segala bidang yang lebih menguntungkan dan berkesinambungan.

Kunjungan Sekjen Nguyen Phu Trong ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama kedua negara di berbagai bidang, utamanya peningkatan kerja sama di bidang Maritim dan Perikanan, Perdagangan dan Investasi serta Isu Kawasan.

Perlakuan kunjungan kenegaraan terhadap Sekjen PKV telah diberikan antara lain oleh oleh Singapura, Australia, Thailand, Italia, India, Jepang, dan Amerika Serikat.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Malam 212 Dianggap Bermuatan Politik, Yusuf Martak: Gak Usah Panik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak membe...
Masyarakat dari Berbagai Penjuru Hadiri Malam Munajat 212 di Monas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Agenda munajat bertema "Meningkatkan Peran Ulama untuk Memperkuat Ukhuwah ...
PKS berjanji menghapus pajak penghasilan di bawah Rp 8 juta per bulan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muda Bidang Ekonomi, Muhammad ...
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Kementerian LHK Digabung, Ini Penjelasan JK JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan penggabungan Kementerian Lingkungan...
Kanal: Nasional