Loading...

PBNU tak Permasalahkan Reuni 212

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak mempermasalahkan digelarnya reuni oleh umat Islam yang menamakan diri alumni 212 sepanjang untuk mengokohkan persaudaraan.

“Reuni, kongres atau apa pun namanya boleh saja dilakukan. Apalagi jika dimaksudkan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyyah (persaudaraan sesama Muslim) dan ukhuwah wathaniyyah (persaudaraan sesama warga negara),” kata Ketua PBNU Robikin Emhas di Jakarta, Kamis (30/1).

Namun, Robikin mengingatkan agar tidak ada upaya untuk mengarusutamakan agama dalam percaturan politik praktis, apalagi menjadikan agama sebagai tunggangan politik.

“Politisasi agama akan mengoyak kohesivitas sosial yang pada gilirannya merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” tutur Robikin.

Menurut dia agama hendaknya dijadikan sebagai inspirasi dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan sebagai aspirasi politik. Kesepakatan para pendiri bangsa atas NKRI sebagai negara bangsa harus dijunjung tinggi.

“Betapa rendah kedudukan agama bila dijadikan aspirasi politik hanya untuk menangguk keuntungan politik elektoral lima tahunan. Apalagi untuk dikonversi dengan perolehan suara dalam politik elektoral,” ucapnya.

Reuni alumni 212 akan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/12), memperingati aksi yang dilakukan umat Islam setahun yang lalu.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
98 Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 98 orang dari total 189 penumpang dan awak pesawat Lion Air JT 61...
Mendagri Bolehkan Kepala Daerah Terlibat Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo membolehkan kepala daerah u...
KPU Berkomitmen Wujudkan Pemilu yang Berintegritas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkomitmen untuk mewujudkanpemilihan umum yan...
KPU Hemat Rp548 Miliar dalam Pengadaan Logistik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengungkapkan KPU RI berha...
Inilah Daftar UMP 2019 di 33 Provinsi di Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pada tahun 2019 mendatang, Upah Minimum Provinsi (UMP) akan naik sebesar 8...
Kanal: Nasional