Loading...

Pemerintah Akan Berlakukan Biaya Cukai untuk Kantong Plastik

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pemerintah dalam waktu dekat ini akan membebankan cukai untuk setiap produk kantong plastik.

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan pengenaan cukai tersebut untuk mengendalikan penggunaan dan konsumsi kantong plastik karena sangat mengganggu lingkungan.

“Sampah plastik banyak yang berakhir di laut dan mengganggu ekosistem laut. Banyak ikan dan kura-kura yang mati karena memakan plastik,” kata Heru.

Pihaknya sudah sudah berkoordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga dan sudah menyampaikan esensi dari kebijakan baru tersebut.

Menurut dia, kementerian lain seperti kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, kementerian kelautan dan perikanan, serta kementerian koordinator kemaritiman dan sumber daya sudah memberikan dukungan penuh.

Heru juga sudah menyampaikan rencana kebijakan ini kepada kementerian perindustrian. Kementerian tersebut menurut dia sudah memberikan masukan dan catatan yang menjadi pertimbangan pihaknya dalam menyusun kerangka kebijakan.

“Dalam waktu dekat kita akan berkomunikasi ulang dengan DPR komisi XI,” ungkap dia.

Mendorong Industri Plastik Lebih Ramah Lingkungan

Untuk sementara pemerintah hanya akan mengenai cukai untuk kantong plastik dan belum akan menerapkannya untuk produk plastik lainnya.

“Teknisnya masih kita atur apakah per kilogram atau per lembar yang akan terkena cukai. Sepertinya cukai per kilogram lebih praktis,” imbuh Heru.

Terkait besaran tarif cukai menurut Heru sampai saat ini masih dalam kajian dan pendalaman. Namun, ia memastikan pemerintah akan menerapkan prinsip-prinsip cukai yang dapat mendorong industri plastik lebih ramah lingkungan.

“Kita akan bedakan tarif antara produk yang ramah lingkungan dan yang tidak,” pungkas dia.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Australia Harus Batalkan Kebijakannya Soal Ibukaota Israel JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kebijakan Australia yang mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel ...
Indonesia Diminta Berperan Lebih Stategis Hentikan Diskiriminasi Terhadap Suku Uighur JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sekitar 1 juta suku Uighur yang merupakan warga Xinjiang, Tiongkok yang be...
Tanamkan Jiwa Bahari, PJ91 Gelar Reuni diatas KRI 591 SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM, - Purna Jambore Nasional 1991 (PJ91) provinsi Jawa Timur kembali menggela...
Kreativitas Jurnalis Muda Meningkatkan Literasi Warga BEKASI, TAJUKTIMUR.COM - Kaum muda millennial harus kreatif, karena perkembangan ilmu dan teknologi ...
Inilah Wilayah Jabodetabek yang Berpotensi Banjir di 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan D...
Kanal: Nasional