Loading...

Pemerintah Waspadai WNI Pulang dari Suriah

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Polri menyebut ada 500 WNI yang pulang dari Suriah. Menyikapi hal tersebut, pemerintah tengah menyiapkan peraturan.

“Pemerintah saat ini sedang mempersiapkan peraturan untuk warga negara Indonesia yang kembali dan terindikasi paham radikalisme dari Suriah, agar tidak menebarkan virus radikalisme di Tanah Air,” ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam akun Instagram-nya (dr_moeldoko), Rabu (16/5/2018).

Moeldoko akan membahas hal tersebut dengan Menlu Retno LP Marsudi dan Menkum HAM Yasonna Laoly. Pembahasan ditargetkan pekan ini.

“Pembahasan tersebut akan dilakukan dalam pekan ini, guna mencari solusi WNI yang kembali dari Suriah. Pemerintah juga sedang mempersiapkan payung hukum untuk memantau WNI yang kembali dari Suriah,” terang Moeldoko.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan ada 500 WNI yang baru pulang dari Suriah. Salah satunya adalah Dita Oepriarto sekeluarga, yang melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.

“Yang kembali dari Suriah 500, termasuk di antaranya keluarga ini,” kata Tito dalam jumpa pers mendampingi Presiden Jokowi di RS Bhayangkara, Surabaya, Minggu (13/5).

Berita Lainnya
KPK Periksa Idrus Marham Terkait Kasus Bakamla JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Komisi Pemberantasna Korupsi (KPK) memeriksa politisi Partai Golkar Idrus Marham sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap ...
KA Minangkabau Ekspres Diresmikan Presiden PADANG, TAJUJTIMUR.COM — Setelah menjalani masa uji coba melayani penumpang sejak 1 Mei 2018 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negar...
Survei Indikator: Ganjar-Taj Yasin 72,4 persen, Sudirman Said 21 persen JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Pasangan calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengungguli pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam survei e...
Kritik Menag, Said Aqil: Yang Dirilis Harusnya yang Dicekal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengatakan Kementerian Agama seharusnya merilis daftar nama...
Kominfo Belum Blokir 19.500 Situs Radikal YOGYAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan verifikasi terhadap 19.500 situs radikal, terorisme dan ekstrimisme yang...
Kanal: Nasional