Loading...

Pemkot Bandung Kampanyekan Peluk Anak 20 Detik

BANDUNG, TAJUKTIMUR.COM – Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengampanyekan Peluk Anak 20 Detik pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bandung di Taman Lalu Lintas Kota Bandung, Minggu (30/1).

Pada acara tersebut, Oded menyerukan kepada orang tua untuk memeluk anak 20 detik setiap hari.

“Minimal sekali di pagi hari. Dan kalau bisa juga sebelum tidur,” ujarny dalam siaran pers.

Kampanye ini untuk lebih mendekatkan orang tua dengan anaknya. Oded berkaca pada dirinya sendiri bahwa kesibukan orang tua bisa berpotensi mengabaikan anak. Ia tidak ingin hal itu terjadi lagi. Apalagi kepada warga Kota Bandung.

“Kalau setiap hari membiasakan berpelukan, akan mendekatkan orang tua kepada anaknya,” lanjut Oded.

Di sisi lain, berbagai keterangan ilmiah telah menyatakan bahwa memeluk anak selama 20 detik dapat berdampak positif, baik secara fisik maupun mental. Tak hanya untuk anak, tetapi juga oleh orang dewasa. Maka tak heran di beberapa negara bahkan terdapat Hari Berpelukan Nasional.

Penelitian Prof Sheldon Cohen, profesor psikologi dari Carnegie Mellon University, Amerika Serikat tahun 2014 menyimpulkan bahwa berpelukan merupakan bentuk dukungan sosial yang memiliki korelasi dengan pencegahan penyakit menular yang diakibatkan oleh stress. Saat berpelukan, hormone oksitosin akan terlepas sehingga membuat seseorang lebih rileks dan bahagia. Berpelukan secara rutin dapat menurunkan resiko terkena penyakit menular.

Selain meningkatkan imunitas, berpelukan juga dapat menurunkan tekanan darah sehingga memperkecil resiko terkena penyakit cardiovascular. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2014 oleh tim peneliti University of North Carolina.

Oleh karena itu, Oded sangat menganjurkan agar berpelukan minimal 20 detik dalam sehari ini menjadi sebuah kebiasaan baru di keluarga. Hal tersebut merupakan wujud rasa kasih sayang dan cinta orang tua kepada anaknya.

“Anak itu anugerah dan amanat dari Allah yang sangat luar biasa. Kita wajib menjaganya dan memberikan hak-haknya. Salah satu hak anak adalah hak untuk hidup dengan ceria dan bahagia, dan hak untuk dilindungi oleh orang tuanya,” pesan Oded.

Berita Lainnya
Istri Meninggal Dunia Saat Suami Tunaikan Tugas SAR di Palu PALU, TAJUKTIMUR.COM — Alfrits Rottie, anggota Basarnas Gorontalo sedang sibuk melakukan misi kemanusiaan terhadap korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, tiba-...
Ketika Suara Kaum Ibu Menjadi Kekuatan Politik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tingginya tingkat populasi (jumlah) kaum perempuan di Indonesia ternyata menjadi target tersendiri dalam dunia politik terutama saat pilpres. Ta...
AMCF Dirikan Tenda Hunian Sementara untuk Pengungsi Gempa Donggala DONGGALA,TAJUKTIMUR.COM - Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) mendirikan tenda hunian sementara (huntara) untuk korban gempa dan tsunami di Lapangan Bola Sipi, Sipi, Si...
Gerindra Dukung Polri Berantas Hoax JAKARTA,TAJUKTIMUR.COM , Meskipun partai Gerindra konsen terhadap upaya mengkritisi kinerja Pemerintahan Jokowi terutama dalam bidang ekonomi, namun dukungan terhadap Pol...
Partai Demokrat Optimistis Raih 15 Persen Kursi DPR RI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Putu Supadma Rudana menegaskan bahwa partainya optimistis meraih 15 persen kursi DPR RI atau sekit...
Kanal: Nasional