Loading...

Pengamat: Pilkada Kota Bekasi Ajang Pertarungan Golkar-PDIP-PKS

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi pada 2018 akan menjadi ajang rebutan tiga partai politik yakni Partai Golkar, PDIP, dan PKS.

“Melihat konstelasi partai-partai yang akan maju dalam Pilkada Kota Bekasi 2018, koalisi PKS-Gerindra berpeluang mengimbangi koalisi Golkar dan bahkan besar kemungkinan akan menang,” katanya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, berkaca dari Pileg Kota Bekasi 2014, tiga partai terbesarnya adalah PDIP, Golkar, dan PKS, yang ketiganya akan berebut posisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2018.

Untuk calon-calonnya, Hendri mengatakan sudah terlihat seperti Partai Golkar yang kemungkinan mengusung petahana Rahmat Effendi, PDIP ada mantan petahana Mochtar Mohamad, dan PKS akan mengajukan Hery Koswara.

“Sekarang para calon tersebut sedang berebut tiket di masing-masing partainya,” ujarnya.

Hendri menambahkan, apalagi bila mengambil momentum Pilkada DKI Jakarta, kemungkinan PKS yang berkoalisi dengan Partai Gerindra mempunyai peluang sangat bagus untuk menang juga di Pilkada Kota Bekasi mengingat posisi Bekasi yang dekat dengan Jakarta.

Momentum kedua, lanjutnya, tokoh-tokoh yang dekat dengan ulama juga berpotensi memenangi Pilkada Kota Bekasi.

“Oleh karena itu, menurut saya, PKS akan memilih sosok lokal seperti Hery Koswara yang memahami betul persoalan Kota Bekasi, meskipun PKS juga memiliki banyak tokoh lain,” ujarnya.

Hery merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi sekaligus Ketua DPD PKS Kota Bekasi.

Pendiri lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu mengungkapkan PKS juga memiliki sosok lain seperti Mardani Ali Sera atau Adang Dorodjatun, namun biasanya PKS mempersiapkan tokoh lokal untuk maju di daerah setempat.

“Ketiga sosok tersebut yakni Hery, Mardani, dan Adang memiliki kans yang seimbang,” katanya.

Namun, menurut dia, Hery memiliki kelebihan karena tokoh lokal, sehingga lebih tahu permasalahan Kota Bekasi.

Secara tradisi, PKS memang sering mendorong tokoh lokal untuk maju seperti saat mengusung Ahmad Heryawan dan Ahmad Syaikhu.

“Jadi, kemungkinan besar PKS mendorong Hery Koswara atau Sutriyono,” ujarnya. Sutriyono merupakan Anggota DPR RI.

Untuk kans Hery dibandingkan calon partai lain, tambah Hendri, juga lebih berpeluang dikarenakan PKS merupakan partai yang sudah teruji kekompakannya.

“Sebetulnya siapa pun yang dimajukan PKS memiliki nilai plus karena kesolidannya. Kalau ditambah sosok lokal seperti Hery, maka PKS mempunyai kans memenangi Pilkada Kota Bekasi cukup besar,” ujarnya.

Ia memprediksi Pilkada Kota Bekasi akan berlangsung cukup ketat, karena situasi Pilkada DKI Jakarta akan berimbas ke Bekasi dan petahana yang juga kuat.

(ant/and)

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional Pilkada