Loading...

Pengamat UI: Prabowo Masih Butuh PKS dan PAN

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Pengamat Politik Islam dari Universitas Indonesia Yon Mahmudi mengatakan, Prabowo Subianto tetap membutuhkan koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), seiring kehadiran Partai Demokrat dalam koalisi penantang Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden 2019.

“Mau tidak mau, kehadiran Demokrat mengubah posisi PKS dan PAN dalam koalisi dengan Gerindra, karena Demokrat memiliki suara dan jumlah kursi yang lebih banyak, ini harus dibicarakan karena Prabowo tetap membutuhkannya,” katanya, di Jakarta, Senin.

Dia menanggapi kesepakatan koalisi setelah pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediaman Prabowo, Senin.

Ia mengatakan, PKS dan PAN tetap dinilai sebagai representasi umat Islam, sehingga kehadirannya tetap dibutuhkan dalam koalisi tersebut untuk berkompetisi pada Pemilihan Presiden 2019.

Menurut dia, empat partai, yaitu Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS perlu membicarakan langkah lebih lanjut secara terbuka, sehingga kehadiran Partai Demokrat dapat memperkuat koalisi yang kini tengah dirajut tersebut, bukan justru memperlemah.

“Ada hubungan historis yang perlu diperhatikan pak Prabowo dan PKS membangun koalisi yang sangat panjang, kedua partai telah membangun ‘chemistry’ yang cukup kuat, begitu pula dengan PAN. Untuk itu, kehadiran Demokrat seharusnya memperkuat itu, bukan memperlemah, dengan Gerindra sebagai kekuatan utama yang berada di tengah-tengah,” katanya pula.

Berita Lainnya
Menanti Putusan MUI mengenai Vaksin Rubella Malam ini JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera menerbitkan keputusan soal vaksin measles-rubella (MR) dari India yang dig...
TNI Dukung Pengembangan Alutisista Berbasis Digital JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menargetkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) berbasis digital. "Ya pada ke...
BNN Gagalkan Penyelundupan 30.000 Butir Ekstasi sal Malaysia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan 30.000 butir pil ekstasi asal Malaysia di wilayah pesisir...
Aher Jadi Wagub DKI, Kemendagri: Itu Hak Parpol Pengusung JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar menjelaskan, usulan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad ...
Kementan Dorong Petani Produksi Bawang Merah Kualitas Ekspor JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian mendorong petani menghasilkan bawang merah berkualitas ekspor. "Ka...
Kanal: Nasional