Loading...

Penyebar Konten Terorisme Diancam UU-ITE, PKS: Bersikap Bijaklah

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Menanggapi kejadian terorisme yang membunuh puluhan umat Islam yang sedang shalat Jumat di Selandia Baru, pemerintah RI melalui Kementerian Kominfo mengeluarkan imbauan yang melarang netizen untuk menyebarkan konten foto, gambar atau video terkait itu.

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta meminta semua pihak di Indonesia baik Pemerintah, tokoh politik, tokoh masyarakat dan media tertentu untuk bersikap bijak.

“Berhentilah menambah kesedihan dan tekanan kepada umat Islam dengan ancaman jeratan UU ITE. Umat Islam yang sedang berduka dan sekaligus marah hanya menyalurkan kesedihannya dengan saling membagikan kabar duka ini di media sosial, tidak ada maksud lain, apalagi sampai berniat untuk mengancam atau mendiskreditkan umat lain dengan kejadian ini. Umat Islam merasa seperti satu tubuh, jika yang satu sakit, maka semua akan merasakan hal yang sama,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa umat Islam dan bangsa Indonesia sudah cukup matang menghadapi tragedi semacam ini. Dalam situasi seperti ini, tidak perlu ada pihak yang malah menambah tekanan pada Umat Islam yang sedang berduka.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam untuk tetap berbagi berita ini secara bijak, jangan sampai dimaksudkan lain yang bisa membawa kerugian bagi kehidupan kita semua,” katanya.

Terorisme, lanjut Sukamta, adalah musuh semua agama sehingga hentikan asosiasi dan pemberian label teroris identik dengan Islam. Terorisme juga musuh kemanusiaan dan musuh negara, sehingga terorisme tidak boleh hidup di tengah masyarakat.

“Karena itu kami mendorong semua tokoh agama dan negara untuk bersatu melawan terorisme baik teroris individual, kelompok apalagi terorisme negara,” tegas Sukamta.

Ia juga meminta pemerintah Selandia Baru dan Australia untk melakukan investigasi menyeluruh sampai menemukan semua pelaku dan pihak yang terkait dan membawanya ke pengadilan.

“Harus dipastikan apakah mereka ini teroris individual atau berkelompok. Sekecil apapun grup teroris harus dibasmi dan dibawa ke pengadilan untk mendapatkan hukuman setimpal agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di manapun,” harap Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini.

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Aa Gym: Prabowo-Sandi Pilihan Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - KH Abdullah Gymanstiar memberikan dukungan untuk capres dan cawapres nomor...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Massa Pendukung 02 Siap #PutihkanGBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalulintas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk menghindari...
Kanal: Nasional