Loading...

Peringati Maulid : Ulama Ajak Umat Islam Teladani Ahlak Nabi Muhammad dalam Berpolitik

TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM – Para ulama mengajak umat Islam untuk meneladani ahlak (tingkah laku) Nabi Besar Muhammad SAW dalam berpolitik, yakni dengan lebih mengutamakan kebaikan (ahlakul karimah). Hal itu disampaikan dalam kegiatan Tabligh Akbar Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H yang diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Bertauhid ( Maj’lis Zikir Syifau’ul Qulub) bekerjasama dengan Mabes POLRI di Masjid Baiturrahman, Komplek BI, Jl. Nasabah 3, Ciputat – Tangerang Selatan (Tangsel), Banten Minggu malam, 18 November 2018. Sejumlah ustad kondang hadir pada acara ini, diantaranya Ustad Syarifudin Al Jabar Pasya (Ustad Pasya), Ustad Aa Reza, Ustad Madah Yasin, Yadi Sembako, Murfi Sembako dan Ustad Amirul Senjayafin (Uyad Al Bantany) yang akrab disapa Ustad Uyad selaku pimpinan yayasan Indonesia Bertauhid. Hadir pula Kombespol Solehan selaku perwakilan dari Mabes Polri.

Tema yang diambil dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini disesuaikan dengan tahun politik menjelang Pemilu Legislatif (pileg) dan Pemilu Presiden (pilpres) 2019 ditanah air, yaitu : ” Dengan Ahlakul Karimah Kita Jaga Tahun Politik dengan Perilaku yang Baik Bersama POLRI Tanpa Hoax dan Fitnah”.

Selama acara berlangsung, suasana dipenuhi dengan gelak dan canda tawa namun tanpa mengurangi kekhusukan dan makna yang hendak disampikan dari kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu sendiri. Ceramah-ceramah yang disampaikan oleh para ustad tidak terasa membosankan karena disampaikan dengan cara yang lugas dan diselingi humor yang mengundang gelak-tawa para jamaah yang hadir. Celotehan lucu makin sering terdengar manakala dua ustad komedian kakak-beradik, Yadi Sembako dan Murfi Sembako menjadi Master of Ceremony (MC).
Mereka berdua pun sempat menyinggung sedikit tentang hoax didalam banyolannya.

Didalam ceramah, Ustad Aa Reza memberikan apresiasi positifnya terhadap POLRI karena turut mendukung pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat sekitar Pamulang.  Langkah itu menurutnya patut dilaksanakan untuk mengurangi ketegangan hubungan antara masyarakat dengan pihak Kepolisian selama ini, sekaligus menjaga ukhuwah Islamiyah. Terlaksananya acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Masjid Baiturrahman tidak lepas dari peran penting aparat Kepolisian untuk memberikan kepeduliannya dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal ini menurutnya juga ada dalam suri tauladan nabi Muhammad SAW. Akhlak yang baik dari Rasul yang bisa kita ikuti, diantaranya perkataan, perbuatan, pergaulan yang baik, sopan santun, ramah hati, rendah hati, lisan yang terjaga, dan amal soleh. Namun Beliau juga mengajarkan pentingnya tali silaturahmi, peduli terhadap sesama khususnya fakir miskin. “Polisi ingin bersinergi dengan masyarakat karena orang-orang yang ada didalamnya pun merupakan bagian dari masyarakat yang berusaha untuk baik dan benar”, tutur Ustad Aa Reza di Masjid Baiturrahman, Komplek BI, Tangerang (Minggu, 18/11/2014).

Lain halnya Ustad Pasya yang didalam ceramahnya mengingatkan betapa pentingnya menjaga ahlak dikalangan anak didik (siswa sekolah) sekarang ini. Seorang anak yang memiliki nilai akademis yang sangat tinggi disekolah menurutnya tidak akan berarti apabila anak tersebut tidak memiliki kecerdasan akhlak yang seimbang. Karena itu ia mengingatkan para orangtua untuk menanamkan sikap-sikap/kebiasaan yang Rasulullah lakukan terhadap anak-anak. “Diluar sana anak sekolah sekarang bawaannya gadget, dan lebih banyak waktu terbuang hanya untuk bermain-main. Coba perhatikan anak-anak kita yang sekolah di pesantren, mereka juga melaksanakan jihad fisabillillah karena diusia mereka ketika yang lain asyik bermain gadget mereka justru belajar dan tidak diperbolehkan melakukan hal itu didalam pesantren”, ungkap Ustad Pasha yang kesehariannya juga berprofesi sebagai guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sementara itu mengacu pada tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Yayasan Indonesia Bertauhid, Ustad Uyad dalam wawancara khusus mengingatkan  bahwa suri tauladan dari Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan umatnya untuk menyampaikan sesuatu yang baik dengan cara yang baik pula, dengan lisan dan ahlak yang baik. Sehingga untuk menyampaikan suatu ajakan dan saran yang baik pun tidak mungkin disampaikan dengan ucapan dan ajaran kebencian karena Nabi tidak pernah mengajarkan ucapan kebencian bahkan kepada musuhpun ia tidak pernah, apalagi sesama saudara seislam dan seiman. “Cuma gara-gara pilpres kita harus saling membenci? Kan, tidak boleh. Nabi tidak  mengajarkan  itu, bahkan Allah mengutus (perbedaan) itu sebagai rahmat bagi sekalian alam, tidak hanya manusia”, ujar ustad Uyad dikediamannya yang bersebelahan dengan masjid Baiturrahman.
Didalam menyikapi sebuah informasi/kabar yang belum diyakini kebenarannya (hoax), ustad Uyad mengatakan untuk orang yang mengaku sebagai umat Islam yang mencontoh Nabi Muhammad SAW, sebaiknya meniru ahlak yang baik, tidak mengujarkan kebencian, tidak saling mengajak bermusuhan satu dengan yang lain. Itulah pesan moral yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Umat Islam hendaknya melakukan tabayun (mencari kebenaran/kejelasan) terlebih dahulu ketika mendengar sebuah kabar hoax. “Tabayun juga bisa menangkal hoax karena Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk tabayun terlebih dulu bila kita mendengar suatu berita yang tidak kita lakukan misalnya, supaya tidak timbul prasangka satu sama lain”, saran ustad Uyad yang optimis Indonesia akan tetap utuh dan damai saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

Ustad Uyad juga menambahkan pentingnya fastabikul khoirat (berlomba-lomba dalam kebaikan) ketika berpolitik, sebab hal itu juga merupakan bagian dari anjuran Nabi Muhammad SAW. Selain berlomba-lomba dalam menyampaikan kebaikan, menyampaikan program-program (capres) yang baik perlu dilakukan. Dan umat beragama juga harus istiqomah.
“Saya mengajak seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya kaum muslimin, bagi yang berbeda pilihan silahkan berbeda pilihan, untuk yang mendukung Prabowo Subiyanto silahkan dukung dengan cara yang baik-baik, tidak menjelek-jelekan paslon yang satu. Begitu juga sebaliknya, untuk yang mendukung Jokowi (Joko Widodo), silahkan mendukung Jokowi dengan cara yang baik tanpa menjelek-jelekan paslon yang satunya juga”, ajak Ustad Uyad kepada masyarakat.

Sementara itu mewakili pihak Mabes Polri, Kombespol Solehan menyampaikan rasa hormat dan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat dan para jamaah taklim yang telah hadir untuk bisa bersama-sama memperingati hari lahirnya junjungan Nabi Besar Umat Islam Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Tak lupa beliau menyampaikan pesan-pesan keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pemilu 2019. “Menghadapi tahun Politik yang semakin dekat masyarakat diharapkan dapat menjaga persatuan dan kondisi yang aman dan damai. Adanya perbedaan dalam dukung-mendukung salah satu paslon bukan suatu tujuan yang dapat menjadikan terjadinya perpecahan untuk bangsa Indonesia yang akan menimbulkan setabilitas Kamtibmas dalam negeri tidak kondusif”, ujar Kombespol Solehan ketika menyampaikan sambutan singkatnya.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Bertauhid dan bekerjasama dengan POLRI di kawasan Pamulang, Tangsel tersebut pihak panitia juga melaksanakan Muhasabah dan Doa Untuk Negeri, serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim-piatu yang hadir.

Berita Lainnya
Australia Harus Batalkan Kebijakannya Soal Ibukaota Israel JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kebijakan Australia yang mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel ...
Indonesia Diminta Berperan Lebih Stategis Hentikan Diskiriminasi Terhadap Suku Uighur JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sekitar 1 juta suku Uighur yang merupakan warga Xinjiang, Tiongkok yang be...
Tanamkan Jiwa Bahari, PJ91 Gelar Reuni diatas KRI 591 SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM, - Purna Jambore Nasional 1991 (PJ91) provinsi Jawa Timur kembali menggela...
Kreativitas Jurnalis Muda Meningkatkan Literasi Warga BEKASI, TAJUKTIMUR.COM - Kaum muda millennial harus kreatif, karena perkembangan ilmu dan teknologi ...
Inilah Wilayah Jabodetabek yang Berpotensi Banjir di 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan D...
Kanal: Nasional