Loading...

PKS: Elektabilitas Belum Aman, Jokowi Dapat Dikalahkan

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Politikus PKS, Mardani Ali Sera menilai bahwa Elektabilitas Jokowi Sebagai Petahana Belum Aman, meski sudah diusung oleh PDI-P, Partai Golkar, Nasdem dan Partai Hanura sebagai calon presiden 2019.

“Kami pertegas, Jokowi dapat dikalahkan,” kata Mardani, Selasa (27/2/2018).

Ia mengungkapkan bahwa hampir di semua survei, elektabilitas Jokowi tidak melebihi 50 persen. “Logikanya dalam pilpres maupun pilkada, siapa yang tidak melewati angka 50 persen bisa dikalahkan,” katanya.

Sekarang ini, lanjut Mardani, yang menjadi persoalan adalah mencari yang terbaik. Karena itu merupakan hakikat dalam berdemokrasi dalam kontestasi Capres dan Cawapres yang diusung harus bisa melebihi dari yang sudah ada.

“Masyarakat harus tahu, Partai politik itu institusi publik yang mempunyai pertanggung jawaban dari kepemimpinan nasional. Elektabilitas itu naik atau turun, tergantung dari kepemimpinannya” kata anggota Komisi II DPR-RI ini.

Ia menegaskan, jika partai menemukan calon presiden yang lebih baik dari Jokowi, sudah pasti harus diajukan kepada masyarakat. “Jika publik belum mengetahui, sekarang lah saatnya ketika publik sedang mengarahkan pandangannya kepada kontestasi pilpres kita ajukan,” ungkap Wakil Sekeretaris Jenderal DPP PKS.

Perlu diketahui, PKS sudah menyiapkan sembilan nama kadernya untuk dijadikan sebagai bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden melalui hasil penjaringan internal. Kesembilan nama bakal capres atau bakal cawapres PKS antara lain, Ahmad Heryawan, M. Hidayat Nur Wahid, M. Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Al Muzammil Yusuf MS dan Mardani Ali Sera.

“Kesembilan nama yang dikeluarkan oleh PKS merupakan pertanggung jawaban partai politik kepada publik,” tegasnya.

(fr)

 

 

 

Berita Lainnya
Tercecernya KTP Elektronik Timbulkan Kecurigaan Publik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, Muhammad Taufik, men...
JK: Pendekatan Politik dan Ekonomi sudah Dijalankan untuk Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengatakan pendekatan secara politik dan ekon...
Peneliti LIPI Usulkan Pemilu di Papua Ditunda JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Hermaw...
Menko Polhukam Tegaskan Operasi Penyelamatan di Nduga, Papua Masih Terus Dilakukan JAKARTA,TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan s...
KPI Minta Stasiun TV Hentikan Iklan ‘Shopee Blackpink’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan peringatan keras kepada 11 st...
Kanal: Nasional