Loading...

PKS: Tidak Harus Percaya Sepenuhnya Pada Survey

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengatakan, hasil survey Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA yang menyebutkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi salah atau partai politik yang diprediksi terancam tidak lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen, tidak harus dipercaya sepenuhnya.

“Karena dia sudah mengalami sendiri bagaimana kadang-kadang tidak akurat,” kata Hidayat Nur Wahid di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).

Ia menyebutkan, misalnya survei tentang Pilgub DKI tidak akurat, survei tentang Pilgub Jawa Barat tidak akurat, survei tentang Pilgub Jateng juga tidak akurat.

Hidayat Nur Wahid menyatakan, partainya memiliki survei sendiri yang dijadikan rujukan untuk melihat elektabilitas partai. Meski demikian, dia mangatakan, PKS tetap menghormati LSI Denny JA sebagai lembaga survei.

“Tapi jelas ini adalah bagian dari masukan dan kami akan jadikan sebagai masukan tanpa harus alergi tapi tanpa harus melebih-lebihkan. Dia adalah survei saja,” tandasnya.

Hidayat Nur Wahid menyatakan, elektabilitas PKS akan terus meningkat karena waktunya masih panjang sebelum Pemilu 2019.

Berita Lainnya
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud PALU, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa telah t...
Romahurmuziy Terjaring OTT, KPK Amankan Ratusan Juta Rupiah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan uang senilai Rp100 juta dalam ope...
Penembakan di Selandia Baru, DPR: Ini Terorisme Keji JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Penembakan brutal terhadap jamaah Shalat Jumat terjadi di Selandia Baru ha...
Tiang Listrik Timpa KRL Tujuan Bogor BOGOR, TAJUKTIMUR.COM - Kereta rel listrik (KRL) tujuan Bogor mengalami kecelakaan. Kereta dengan de...
Hoax dan Hates Speech Perlu Dihadapi Bersama Agar Pemilu 2019 Damai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Perkembangan IT dan tingginya penggunaan media sosial (medsos) kini semaki...
Kanal: Nasional Pemilu