Loading...

Polisi Bekuk Tujuh Orang Terkait Bom Surabaya

SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meringkus tujuh orang yang diduga terkait dengan serangan bom bunuh diri di Kota Surabaya yang terjadi selama dua hari terakhir.

“Sampai hari ini kami telah mengamankan tujuh orang terduga teroris. Mereka diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom bunuh diri di tiga gereja wilayah Kota Surabaya kemarin dan hari ini di Polrestabes Surabaya,” ujar Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada wartawan di Surabaya, Senin petang.

Pelaku serangan bom bunuh diri di tiga lokasi gereja di Surabaya pada hari Minggu, 13 Mei, teridentifikasi dilakukan oleh satu keluarga asal Surabaya, yang terdiri dari bapak, ibu, dua anak kandungnya yang beranjak remaja, serta dua anak kandungnya yang masih kecil.

Pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno Surabaya, yang menggunakan mobil Toyota Avanza, adalah bapaknya bernama Dita Prianto. Istrinya, Puji Kuswati, dan dua anak perempuannya bernama Fadila Sari, usia 12 tahun, dan Pamela Riskita, usia 9 tahun, beraksi di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro Surabaya.

Dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya, juga anaknya, masing-masing bernama Yusuf Fadil, usia 18 tahun, dan Firman Halim, usia 16 tahun.

Pelaku serangan bom bunuh diri di Markas Polrestabes Surabaya, yang menggunakan dua sepeda motor saling berboncengan tadi pagi, juga teridentifikasi satu keluarga asal Surabaya.

Masing-masing adalah Tri Murtiono dan istrinya, Tri Ernawati, beserta dua putranya yang sedang beranjak remaja, Mohammad Dari Satri dan Mohammad Dafa Amin Murdana yang tewas seketika.

Sedangkan putri bungsunya, Aisya Azhara Putri, yang masih berusia empat tahun, dan turut diajak dalam serangan bunuh diri itu, berhasil lolos dari maut.

“Tujuh terduga teroris yang terlibat dalam perencanaan serangan bom bunuh diri di Surabaya itu, satu di antaranya kami tembak mati karena berupaya melawan petugas saat hendak ditangkap,” ucap Tito.

Berita Lainnya
Bakamla Tangkap Kapal Muat Kabel Optik Ilegal BATAM, TAJUKTIMUR.COM -- Petugas patroli dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengamankan sebuah kapal yang membawa lima ton kabel optik di perairan seb...
Rudiantara: Palapa Ring Paket Tengah Selesai September 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR. COM — Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meyakini proyek Palapa Ring paket tengah selesai September 2018 setelah menya...
Golkar Indonesia Timur ingin Jokowi Tetapkan Airlangga Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar wilayah Indonesia Timur Melkias Marcus Mekeng mengatakan seluruh ka...
Kedapatan ASN Merokok, Pemkot Bandung Akan Potong TKD BANDUNG, TAJUKTIMUR.COM — Pemerintah Kota Bandung mengancam aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan merokok di area kantor pemerintahan akan diberi...
Heboh Temuan KTP-el Tercecer Di Jalan, Dukcapil Minta Maaf BOGOR, TAJUKTIMUR.COM —- Warga Semplak, Bogor dihebohkan oleh peristiwa tercecernya Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang jumlahnya diperkirak...
Kanal: Nasional