Loading...

Polisi Tetapkan dan Tahan 11 Tersangka Kerusuhan di Kemendagri

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Sebanyak 11 dari 15 orang yang diamankan terkait aksi kerusuhan di Gedung Kementerian Dalam Negeri telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kesebelas orang ini ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penganiayaan dan perusakan pada Rabu (11/10/2017) dalam insiden tersebut. Sementara, empat orang lainnya hanya menjadi saksi.

“Sebelas orang kita naikkan statusnya sebagai tersangka sesuai dengan perannya. Sementara dari keterangan 11 orang tersangka itu melakukan pengerusakan dan penganiayaan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R. P. Argo Yuwono kepada wartawan baru-baru ini.

Adapun yang dimaksud dengan pengerusakan adalah memecahkan pot bunga, kaca dan merusak mobil. Sementara itu, akibat insiden ini 15 orang pegawai Kemendagri mengalami luka-luka.

Kesebelas tersangka ditahan dan dikenakan pasal 170 KUHP terkait Pengeroyokan dan pasal 406 tentang pengerusakan, termasuk satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam.

Terkait satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam, polisi juga menyiapkan pasal lainnya yakni Undang-Undang Darurat No 19/1951. Walau pun alasan membawa senjata adalah untuk melindungi diri.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Kementerian LHK Digabung, Ini Penjelasan JK JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan penggabungan Kementerian Lingkungan...
KPU: Debat Kedua Pilpres Lebih Lancar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan pelaksanaan d...
Indef: Visi Jokowi Terkait B100 Sulit Dicapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly ...
Soal Ledakan, Wiranto: Ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wi...
Kanal: Nasional