Loading...

PPNI Dorong Gerakan Praktek Keperawatan Mandiri

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Bertepatan dengan momentum HUT PPNI ke-44 yang jatuh pada tanggal 17 Maret 2018, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan Perawat melalui “Gerakan Perawat dalam Mendukung Praktek Keperawatan Mandiri”. Untuk mewujudkan gerakan tersebut, DPP PPNI telah menetapkan Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri sebagai panduan bagi semua perawat dalam melakukan praktek keperawatan mandiri guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Praktik Keperawatan Mandiri ini sejalan dengan program Pemerintah, dimana Presiden RI telah merumuskan 9 agenda prioritas dalam Nawa Cita Pembangunan Nasional, dan salahsatu fokusnya adalah pada Peningkatan Kualitas Hidup Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat, yang dikemas dalam Program Indonesia Sehat”, ujar Ketua umum (Ketum) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah (Kamis,15/03/2018) di gedung Graha PPNI jl. Lenteng Agung Raya , Jakarta.

Perwujudan program tersebut antara lain melalui Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Gerakan Praktik Keperawatan Mandiri yang dicanangkan sejak 2017 lalu, adalah kebijakan PPNI untuk membantu mewujudkan program pemerintah melalui gerakan ini diharapkan perawat segera melakukan praktik mandiri melalui asuhan keperawatan baik terhadap klien individu, keluarga, masyarakat maupun kelompok khusus, dalam kondisi sehat maupun sakit. Praktik keperawatan mandiri ini dapat dilakukan secara perorangan ataupun berkelompok di tempat praktek Mandiri di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Praktek ini berbentuk asuhan perawatan yang bertujuan untuk memandirikan client yang membutuhkan bantuan karena ketidaktahuan, ketidakmampuan dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar dan merawat dirinya.
Agenda tahun ini juga diisi dengan berbagai aksi nyata yang telah dilakukan di provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia baik berupa kegiatan ilmiah (seminar, workshop dan pelatihan) maupun pengabdian kepada masyarakat seperti penyuluhan kesehatan dan lomba kesehatan,  pembentukan dan pembinaan posyandu, posbindu, pembinaan rumah sehat dan desa sehat, dan sebagainya.

Selaku ketua umum PPNI, Harif Fadhillah juga menginstruksikan kepada anggota dan pengurus PPNI untuk menyelenggarakan gerakan pengabdian pada masyarakat menjelang Hari Ulang Tahun PPNI ke – 44 Tahun.

Rangkaian kegiatan pengabdian pada masyarakat secara serentak mulai dilaksanakan  tanggal 16 Maret 2018 seluruh PPNI dari tingkat propinsi sampai tingkat komisariat, yang meliputi kegiatan , seperti : pemeriksaan gula darah, senam dan penyuluhan kesehatan, dan lain-lain. Dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 wib.
Adapun tema dari peringatan HUT- PPNI ke 44 ini adalah, ” Gerakan Perawat Dalam Mendukung Praktik Keperawatan Mandiri” yang ditujukan sebagai penyemangat bagi seluruh anggota PPNI untuk bisa mempraktikkan ilmu Keperawatan secara mandiri ditengah-tengah masyarakat.

Pada hari puncak, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI juga akan mengadakan kegiatan ilmiah nasional, dengan mengupas isu tentang ” Praktik Keperawatan Mandiri Mendukung Germas” di Jakarta pada hari Minggu, tanggal 17 Maret 2018.

(Dw)

Berita Lainnya
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Kementerian LHK Digabung, Ini Penjelasan JK JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan penggabungan Kementerian Lingkungan...
KPU: Debat Kedua Pilpres Lebih Lancar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan pelaksanaan d...
Indef: Visi Jokowi Terkait B100 Sulit Dicapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly ...
Soal Ledakan, Wiranto: Ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wi...
Kanal: Nasional