Loading...

SBY Walk Out dari Deklarasi Damai Pemilu 2019

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono dikabarkan walk out dari hajatan Deklarasi Pemilu Damai di Monas Minggu pagi tadi (23/8).

Dalam akun Twitternya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menulis dalam kampanye damai saja sudah tidak tertib. Jelas KPU mengatakan bahwa atribut yang dipakai hanya dari pemberian KPU saja.

“Jelas, pesan yang ingin dibangun adalah equality. Semua dari titik 0. Tapi sejumlah sahabat kami di tempat lain justru berlebihan. KPU, bijaklah,” tulis Hinca dalam akunnya.

Kabar walk outnya SBY dari hajatan KPU itu diunggah oleh akun Redi Susilo. Dia menulis sebagai bentuk protes atas tdk tertibnya kampanye damai yang diselengarakan @KPU_RI disilang monas @SBYudhoyono memilih walk out dan balik kanan.

Seharusnya belum ada atribut dan simbol partai yang berlebihan kecuali yg telah disediakan KPU.

Protes juga diungkapkan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Dia menulis Partai @PDemokrat menyatakan protes kepada KPU atas ketidaknyamanan Deklarasi damai pagi ini, dimana acara Parpol justru terganggu oleh hadirnya Relawan yang berteriak-teriak di samping kendaraan pak SBY.

“Atas peristiwa ini, SBY menyatakan protes. Kami nyatakan deklarasi damai gagal.”

Berita Lainnya
98 Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 98 orang dari total 189 penumpang dan awak pesawat Lion Air JT 61...
Mendagri Bolehkan Kepala Daerah Terlibat Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo membolehkan kepala daerah u...
KPU Berkomitmen Wujudkan Pemilu yang Berintegritas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkomitmen untuk mewujudkanpemilihan umum yan...
KPU Hemat Rp548 Miliar dalam Pengadaan Logistik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengungkapkan KPU RI berha...
Inilah Daftar UMP 2019 di 33 Provinsi di Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pada tahun 2019 mendatang, Upah Minimum Provinsi (UMP) akan naik sebesar 8...
Kanal: Nasional