Loading...

September, Pemerintah Mulai Bangun Rumah Korban Gempa NTB

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Presiden Joko Widodo menegaskan akan memulai perbaikan rumah yang rusak akibat gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1 September 2018 mendatang.

Melalui akun Twitter pribadinya, dia juga menjelaskan bahwa pemerintah akan mengirimkan 400 insinyur muda untuk mendampingi masyarakat membangun kembali rumahnya.

Saat ini kata dia tercatat ada sekitar 74 ribu rumah tahan gempa yang akan dibangun di NTB.

Berdasarkan keterangan pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana gempa di NTB dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden Joko Widodo Nomor 5 Tahun 2018.

Pemerintah menargetkan pembangunan maupun perbaikan rumah masyarakat setempat akan selesai dalam waktu enam bulan ke depan.

Para insinyur akan diberangkatkan secara bertahap mulai Kamis menggunakan pesawat Hercules milik TNI.

Sebelumnya, Kepala Negara memutuskan bantuan sebesar Rp 50 juta bagi tiap kepala keluarga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat setelah bencana gempa terjadi.

Nantinya, masyarakat akan kembali membangun rumahnya dengan bantuan dari Kementerian PUPR dan anggota TNI.

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional