Loading...

Tafsir Mahfud MD: JK tidak Bisa Mencalonkan Wapres

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan bahwa sesuai amanat konstitusi, seorang tokoh tidak dapat menjabat pimpinan dalam suatu institusi pemerintahan lebih dari dua kali, baik berturut-turut maupun tidak.

“Mengapa kita membatasi, karena kekuasaan itu harus dibatasi lingkup maupun waktunya,” kata Mahfud ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.

Mahfud menjelaskan kepala daerah maupun pemerintahan tetap dihitung dua kali menjabat kendati seseorang tersebut menjabat dengan periode masa jabatan yang tidak berurutan.

“Kedua, di dalam dokumen diskusi-diskusi di MPR masih terbukukan, maksudnya memang dua kali itu berturut-turut atau tidak berturut-turut. Tetapi silakan nanti MK memberi tafsir kalau memang akan ada yang mengajukan kepada MK, itu kita hormati wewenang dan hak konstitusional MK,” ujar Mahfud.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Senin (26/2) menilai syarat calon presiden dan calon wakil presiden dalam undang-undang bersifat multitafsir, khususnya terkait pernah menjabat di jabatan sama sebanyak dua kali.

Hal itu disampaikan Tjahjo terkait polemik mengenai apakah Wapres Jusuf Kalla dapat maju kembali sebagai calon pendamping Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Jusuf Kalla pernah menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004-2009.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
Malam 212 Dianggap Bermuatan Politik, Yusuf Martak: Gak Usah Panik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak membe...
Masyarakat dari Berbagai Penjuru Hadiri Malam Munajat 212 di Monas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Agenda munajat bertema "Meningkatkan Peran Ulama untuk Memperkuat Ukhuwah ...
PKS berjanji menghapus pajak penghasilan di bawah Rp 8 juta per bulan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muda Bidang Ekonomi, Muhammad ...
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Kementerian LHK Digabung, Ini Penjelasan JK JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan penggabungan Kementerian Lingkungan...
Kanal: Nasional