Loading...

Tahun Depan Desa Tertinggal Dan Terluar Bisa Dapat Rp 3,5 Miliar

BUTON (TAJUKTIMUR.COM) – Tahun 2018 pemerintah akan mengucurkan Rp3,5 miliar kepada setiap desa yang masuk kategori tertinggal dan terluar. Hal itu disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Kepulauan Buton Sulawesi Tenggara.

Menteri Eko menyatakan itu dalam forum tatap muka dengan pendamping profesional, kepala desa, dan tokoh masyarakat se-Sulawesi Tenggara, Jumat (22/12/17).

Eko menjelaskan untuk dana desa yang dialokasikan pada tahun 2018 jumlahnya yaitu sebesar Rp 60 triliun. Namun pembagiannya akan diubah.

Sebelumnya 90 persen dana itu dibagi rata dan 10 persen untuk afirmasi. Nanti dana yang dibagi rata besarnya menjadi 80 persen dan untuk afirmasi menjadi 20 persen. Dana afirmasi adalah pembagian dana tambahan untuk daerah kategori tertinggal dan terluar.

“Jadi nanti desa-desa yang sangat tertinggal, penduduknya banyak yang miskin, dan terluar itu bisa mendapatkan dana desanya sampai dengan Rp 3,5 milyar rupiah,” kata Menteri Eko.

Perubahan pembagian tersebut menurut Eko akan membuat  desa yang tertinggal dapat meningkatkan pembangunan sehingga dapat mengejar ketertinggalannya dari daerah lain.

Alumni University of Kentucky itu menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam tiga tahun terakhir program dana desa terbukti mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 4,5 persen.

Namun Eko mengaku masih banyak desa miskin yang perlu diperhatikan. Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan perhatian lebih bagi desa miskin dan tertinggal untuk menggelontorkan dana yang cukup untuk pembangunan desa.

Menteri Eko juga menyampaikan agar setiap desa memrioritaskan empat program unggulan desa, yaitu produk unggulan kawasan pedesaan (Prukades), badan usaha milik desa (BUMDes), membangun embung air desa, dan membangun sarana olahraga.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional