Loading...

Ternyata Fredrich Pernah Minta Pekerjaan Kasus ke Penyidik KPK

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Advokat Fredrich Yunadi sempat meminta pekerjaan ke penyidik KPK saat masih menjadi pengacara mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam perkara korupsi KTP elektronik.

“Beliau (Fredrich) mengatakan sambil bercanda ‘Pak Damanik cobalah bagi-bagi pekerjaan di sana, kan ada OTT (Operasi Tangkap Tangan), biar kantor kami bisa hidup,” kata penyidik KPK Ambarita Damanik di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat.

Damanik menjadi saksi untuk terdakwa dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo yang didakwa bekerja sama dengan advokat Fredrich Yunadi untuk menghindarkan Ketua DPR Setya Novanto diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik.

“Saya bilang ‘Bagaimana kita bisa bagi-bagi pekerjaan kita saja baru kenal,” tambah Damanik.

Dalam sidang pemeriksaan terdakwa pada Kamis (24/5), Fredrich mengaku memiliki nomor Ambarita Damanik.

“Ya waktu itu saya minta, sambil saya katakan, siapa tahu ada kasus kan bisa bagi-bagi,” kata Fredrich pada Kamis (24/5).

Fredrich dalam sidang tersebut memang tanpa sungkan mengaku kerap memberikan komisi atau kepada orang yang memberikannya kasus untuk dibela.

Ia pun berkenalan dengan Setya Novanto melalui fungsionaris Partai Golkar Karan Sukarno Walia.

“Kalau dia (Karen) bawa kasus, saya akan berikan bonus, teman-teman jaksa yang kasih kasus ke saya, saya kasih bonus, hakim ada bonus kok,” ungkap Fredrich.

Namun, sayang meski sudah menjadi pengacara Setnov berkat Karan, Fredrich mengaku belum menerima uang.

“Karena saya belum terima uang, ya angin yang saya kasih,” tambah Fredrich.

Berita Lainnya
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Satgas Pangan Pantau Stok Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Satgas Pangan akan melakukan pemantauan untuk memastikan stok kebutuhan po...
Kanal: Nasional