Loading...

Tim Relawan Jokowi dan BPN Prabowo Ajak Masyarakat Ikut Pemilu Damai 2019

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – JAKARTA, Menjelang Pemilu 2019 yang tinggal empat bulan lagi, kedua kubu dari paslon nomor urut 1 dan 2 melalui tim sukses (timses) masing-masing calon mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang damai, jujur, adil dan berintegritas. Ajakan ini penting dikeluarkan oleh mereka meski berbeda pilihan. Salahsatu alasan pentingnya himbauan pemilu damai 2019 menurut Ketua presidium Perkumpulan Kotak Hijau, Fami Fachrudin karena ditengah tingginya tensi konstentasi pemilu serentak yang diwarnai oleh masifnya isu hoax, politisasi agama dalam pencapresan berpotensi memecah persatuan bangsa.

“Saya prihatin dengan kemunculan hoax yang banyak terjadi di sosmed”, ungkap Femi yang kini memilih untuk menjadi relawan capres nomor urut 1.

Ia juga menambahkan biarpun kedua kubu calon presiden (capres) memiliki kesamaan religi dan menunjukkan kedamaian serta keakuran diantara keduanya saat bersama, namun hal itu belumlah cukup. Sebab apa yang terjadi dikalangan elit belum tentu terimplementasi kelapisan grassroad. Umat Islam sangat berpotensi untuk dipecah belah karena dalam struktur masyarakat kita sekarang ini masih primordial, dimana dalam kelas-kelas tertentu orang masih mengikuti orang yang dianggap superior, misalnya ulama, ustad atau kyainya. Ketika ustad dan kyai berpolitik akhirnya yang terjadi adalah agama dipolitisasi, sehingga otomatis masyarakat terpecah-belah.

“Ustad A mendukung Jokowi, Ustad B mendukung Prabowo, sehingga masyarakat terpecah belah. Mungkin antar ustad bisa duduk bareng, tapi yang dibawah tidak bisa duduk bareng,” ungkap Fami yang sangat berharap Indonesia tidak seperti Suriah, yang terpecah-belah oleh faktor agama.

Lebih lanjut mantan pendiri partai Gerindra yang kini berada dibarisan relawan Jokowi juga mengatakan jika Pilpres hukumnya mubah sebab lebih bersifat keduniawian, karena itu ia mengingatkan kalangan ulama dan seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam berkampanye yang terkadang menggunakan istilah-istilah keagamaan.

Fami juga menyatakan dukungannya terhadap Polri yang dapat bekerja profesional dan netral serta dengan jumlah personel yang memadai bisa menjaga pemilu damai 2019 bersama seluruh pihak yang terlibat didalamnya. “Masyarakat harus mendukung Polri dalam terlaksananya pemilu 2019, saya juga optimis Polri bersama seluruh pihak dapat bekerja dengan baik demi terlaksananya pilpres dan pileg yang damai ditahun 2019”, ujar Fami di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2018).

Sementara itu dalam pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara nasional sekaligus Wakil Sekjen DPP Gerindra, Andre Rosiade juga turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan pemilu damai tanpa perpecahan meski berbeda pilihan.

Andre yang juga menjadi Ketua Tim Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi isu hoax, menangkal berbagai bentuk ujaran kebencian yang dapat menjadi celah bagi sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kita semua dirugikan oleh adanya isu hoax. Karena itu hoax harus diperangi dan dicegah”, ajak Andre Rosiade, Juru Bicara Nasional kubu paslon Prabowo-Sandi di Jakarta, Rabu (18/12/2018).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPP Gerindra, Abdul Hakam Naqib yang berharap Pemilu 2019 baik pileg maupun pilpres dapat berjalan damai, jujur dan adil, serta tanpa hoax. 

“Pada saat kampanye hingga hari pemilihan umum 17 April 2019 dan sesudahnya, harapan kami adalah sudah tidak ada lagi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Kita ingin pemilu 2019 damai, siapapun yang terpih itulah yang terbaik”, ujar Abdul Hakam Nagib yang juga menjadi Caleg DPR RI untuk dapil Jawa Tengah (Boyolali dan Cilacap) di Jakarta, Rabu (18/12/2018).

Berita Lainnya
Pakar Hukum: Pembebasan Baasyir Bisa Kacaukan Sistem Hukum JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar menilai pembe...
Menkominfo Dorong Anak Muda Buat Konten Kreatif di Medsos JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak anak-anak muda, ter...
KPU tak lagi Bocorkan Kisi-Kisi Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan ...
Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Bebas, TKN: Bukti Jokowi Cinta Ulama JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syad...
Pengamat: Debat Pilpres Pertama Membosankan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengamat politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno, menilai secara umum debat...
Kanal: Nasional Pemilu