Loading...

Tolak Perppu Ormas, Massa Gelar Aksi di Patung Kuda

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Ratusan massa peserta aksi tolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2 Tahun 2017 tentang perubahan Undang-Undang No. 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) mulai memadati pintu Monumen Nasional (Monas) dekat Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (18/7).

Pantauan tajuktimur.com, massa mulai datang ke Patung Kuda sekira pukul 13.20 WIB. Massa datang sambil melantunkan sholawat.

Massa juga meneriakkan yel-yel penolakan terhadap dikeluarkannya Perppu Ormas.

“Tolak Perppu Ormas, tolak kembalinya rezim diktator,” seru massa.

Sejumlah spanduk bertuliskan berbagai penolakan terhadap Perppu Ormas juga dibentangkan. Salah satu spanduk bertuliskan “Tolak Perppu ormas, Jalan Pintas Rezim Diktator”.

Adapun elemen-elemen yang turun aksi diantaranya adalah: Aliansi Ormas dan Umat Islam Jabodetabek, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Majelis Dzikir Ratibul Haddad Jaktim, Majelis Nurul Iman, Alumni dan Mahasiswa UI, API Bekasi dan sejumlah ormas lainnya.

Polisi Kerahkan Personel

Untuk mengamankan berlangsungnya aksi demonstrasi tersebut, kepolisian menurunkan 1.200 personel.

“Hari ini pengamanan diturunkan 1.200 (personel). Tentunya diploting di beberapa titik, mulai titik kumpul (Masjid) Istiqlal, kemudian di wilayah Istana negara, termasuk di depan Patung Kuda,” kata Kapolres Jakarta Pusat, Suyudi Ario Seto, di lokasi aksi.

Selain menyiagakan personel, polisi juga menyiapkan 1 unit mobil water canon dan 1 unit mobil baracuda yang siap diparkir di depan patung kuda. Hal itu disiapkan aksi menjadi tidak kondusif.

Suyudi berharap supaya aksi berjalan dengan tertib. Dia mengimbau, supaya peserta aksi tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Hormati waktu lah. Menyampaikan aspirasi kan sampai jam 18.00 WIB sesuai dengan undang-undang. Semoga ‎sebelum jam 18.00 sudah bubar,” pungkasnya.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan untuk Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno terbuka Daftar Pemilih T...
Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru PEKANBARU, TAJUKTIMUR.COM - Polisi telah menangkap seorang terduga perusak atribut Partai Demokrat d...
Kapendam Cendrawasih: Situasi Nduga Berangsur Normal JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mene...
SBY Sayangkan Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru RIAU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan perusa...
Bawaslu Catat 192.129 Laporan dan Pelanggaran Kampanye JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menemukan dan menerima setidaknya 19...
Kanal: Nasional