Loading...

Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019

TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM – Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri Syifaul Qulub, Tangerang Selatan menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertema : “Dengan Hikmah Maulid Nabi Kita Jelang Tahun Politik 2019 dengan Menebarkan Kasih Sayang yang Rahmatan Lil-alamin” di Masjid Baiturrahman, Komplek BI, Pamulang-Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat malam  (7/12/2018).

Dalam acara yang mayoritas dihadiri oleh kalangan ibu-ibu berseragam hijab putih-putih itu, ustadjah Neneng Khoiriyah A-Bahrain S.Sos sebagai pemberi tausiyah mengingatkan pentingnya ukhuwah Islamiyah bisa terjaga dengan baik.

Masyarakat khususnya umat Islam di Indonesia harus mampu menjaga tali silaturahmi (persaudaraan) sesama umat Islam. Mengacu pada tema Maulid yang sedang diikuti, Neneng juga mengatakan hal yang bisa kita lakukan dalam mewujudkan Pemilu damai sebaiknya selalu berpegang teguh pada tali agama Allah, dan jangan sampai bercerai-berai hanya karena berbeda pilihan.

“Apapun pilihan kita, mau nomor satu atau dua, tetap saja kita satu, satu bangsa Indonesia, satu NKRI. Jangan terpecah belah dan jangan mudah terprovokasi oleh apapun, ” ungkap Neneng, yang kerap melantunkan nyanyian dalam gayanya berceramah.

Meski bangsa Indonesia sudah dikenal dunia sebagai negara yang ramah dan memiliki tepo seliro (rasa persaudaraan) yang tinggi, masyarakatnya tetap harus diingatkan  betapa pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan sekitar. Sebab perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih tak jarang juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dengan mengeluarkan hoax yang berpotensi memecah belah bangsa dan merusak integritas NKRI.

“Sekarang ini zamannya hoax, jadi kita memang harus pandai memilih mana berita yang memang benar-benar berita dan mana yang hoax,” ajak Ustadzah berparas cantik, Neneng usai megikuti acara Maulid Nabi di Masjid Baiturrahman.

Masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim harus tetap bersatu, apapun pilihannya ia yakin nantinya semua pilihan yang paling baiklah yang telah ditakdirkan oleh Allah SWT. Masyarakat sebaiknya tidak menghiraukan hujatan-hujatan atau kekisruhan lainnya yang bisa memancing konflik dan perpecahan. Bagaimanapun menurutnya ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam) harus lebih diutamakan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, yok kita sama-sama menjadikan pemilu ini pemilu yang damai. Apapun pilihan kita kita tetap satu. Satu (sebagai) umat Islam”, himbau Neneng.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Majelis Syifaul Qulub, Laily Nurfiana yang berharap pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 bisa berjalan baik dan damai. Jangan sampai dengan adanya pilpres dan perbedaan pilihan menjadikan alasan untuk saling bersiteru (bertengkar) sesama majelis taklim.

Ajakan ini menurut Laily perlu diingatkan terus kepada masyarakat karena terkadang kita lupa dan terlena dengan keadaan. Penyampaian ajakan pemilu damai menurutnya sangat efektif apabila disampaikan melalui kegiatan-kegiatan majelis taklim. Dengan cara penyampaian yang dilakukan oleh para ulama, mereka (para anggota majlis taklim) tentunya akan lebih cepat menerima. Kaum perempuan atau ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan majelis taklim tentunya akan lebih memahami dan berusaha menerapkannya dilingkungan keluarganya masing-masing.

Kegiatan pengajian pada dasarnya tidak digunakan sebagai jalur politik, hanya saja melalui pengajian pesan-pesan yang hendak disampaikan kepada masyarakat lebih mengena. Termasuk pesan untuk tidak termakan hoax. Secara umum ia juga berharap siapapun capres yang terpilih nanti hendaknya mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan keamanan negara.

Masyatakat juga harus mendukung Polri untuk menjaga kamtibmas disekitar wilayah masing-masing. Jika ada emosi yang berlebihan mungkin agak direm jangan sampai Indonesia atau umat Islam terpecah-belah.

“Kami wellcome mereka sudah mau datang dan kami dengan senang hati mendukung Polri karena mereka juga inginkan negara ini damai, tertib dan aman. Jadi sebagai warga kita harus memberikan dukungan yang positif juga”, ungkap Ketua Majelis Syifaul Qulub, Laily Nurfiana, usai mengkuti kegiatab majelis taklim, Jumat malam (07/12/2018).

Sementara itu mewakili pihak Mabes Polri, Kombespol Solehan S.ik menyampaikan rasa hormat dan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat dan para jamaah taklim yang telah hadir untuk bisa bersama-sama memperingati hari lahirnya Nabi Besar Umat Islam, Muhammad SAW.

Tak lupa beliau menyampaikan pesan-pesan keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pemilu 2019. Menghadapi tahun Politik yang semakin dekat masyarakat diharapkan dapat menjaga persatuan dan kondisi yang aman dan damai.

“Adanya perbedaan dalam dukung-mendukung salah satu paslon bukan suatu tujuan yang dapat menjadikan terjadinya perpecahan untuk bangsa Indonesia yang akan menimbulkan setabilitas Kamtibmas dalam negeri tidak kondusif”, ujar Kombespol Solehan ketika menyampaikan sambutan singkatnya di Masjid Baiturrahman, Komplek BI, Ciputat-Tangsel, Jumat (07/12/2018).

Berita Lainnya
Bawa Narkoba, Polisi Tembak Mati Warga Malaysia MEDAN, TAJUKTIMUR.COM - Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai, Polda Sumatera Utara, menem...
Papua Barat paling rendah Tingkat Kepatutan Pelaporan Harta Kekayaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Ba...
Pushidrosal TNI-AL Temukan CVR Lion Air JT-610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang diga...
Fahira Idris: Isu Perempuan dan Anak Harus Ada Dalam Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dari lima tema besar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wak...
Relawan Jokowi – Prabowo gelar Pertandingan Persahabatan KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Relawan pendukung pasangan Jokowi - KH Ma`ruf Amin dan Prabowo - Sand...
Kanal: Nasional