Loading...

Usai Viral, Pemberi Rokok Orang Utan Minta Maaf

BANDUNG (TAJUKTIMUR.COM) — DJ (27), Pengunjung yang memberi rokok ke orang utan di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) mengaku menyesal dan meminta maaf atas perbuatan tidak terpujinya tersebut.

“Saya menyesal dan minta maaf kepada manajemen dan warga seluruh Indonesia khususnya warga Kota Bandung dan pencinta hewan seluruh Indonesia. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” ujar DJ di Mapolrestabes Bandung.

DJ mengatakan, ia tidak menyangka terdapat video yang merekam jelas aktifitasnya saat memberikan rokok ke orang utan. Ia pun tidak menyangka, video tersebut akan ramai diperbincangkan di media sosial.

“Saya tahu dari tetangga kalau ada berita saya,” kata dia.

DJ menceritakan, awalnya ia datang bersama anak dan istrinya untuk berlibur ke Kebun Binatang Bandung pada Minggu (4/3). Saat berada di kandang orang utan, dalam benaknya tak terbesit sedikitpun untuk melakukan hal yang tidak wajar tersebut.

Saat ia menyalakan rokok, orang utan yang melihat hal itu menjulurkan tangannya seolah meminta rokok kepada DJ.

“Dia (orang utan) menjulurkan tangannya kaya yang meminta. Refleks langsung nyalain rokok dan melempar,” kata dia.

Saat berita itu muncul diberbagai media massa, ia pun langsung berinisiatif untuk menanyakan kasus tersebut ke Polsek Cimahi dan diarahkan untuk mendatangi pihak kebun binatang.

“Saya sama istri dan anak datang ke kebun binatang, meminta maaf. Terus saya dibawa ke sini,” kata dia.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional