Loading...

Wakapolri: Polisi Gagal Kawal Dua Kubu di CFD Jakarta

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Wakapolri Komjen Syafruddin menyayangkan kegagalan jajarannya mengawal kegiatan masyarakat di car free day Thamrin beberapa waktu lalu. Akibatnya, terjadi benturan antardua kelompok masyarakat yang menggunakan kaos #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja.

Menurut jenderal bintang tiga ini, seharusnya Polri bisa mencegah para pendukung #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja bertemu.

“Itu kemarin jadi Polri juga ada kelirunya kenapa bisa ketemu, dia aparat keamanan di Car Free Day tidak boleh mengatur pertemuan itu. Artinya mengatur supaya tidak bertemu,” kata Syafruddin.

Ia juga menyayangkan terjadinya gesekan yang berujung tindakan intimidasi. Menurut Syafruddin, perbedaan pendapat tidak boleh dibarengi oleh konfrontasi fisik.

“Kalau ada dua kelompok masa yang berbeda pendapat usahakan jangan bertemu disatu titik,” ungkapnya.

Syafruddin menegaskan dugaan perseksusi dan intimidasi yang terjadi harus diproses hukum. Polri pun sudah menerima beberapa laporan dari korban terkait insiden itu.

“Semua laporan itu mau benar atau salah itu diterima,” ucapnya.

Berita Lainnya
Menkopolhukam Minta Kepala Daerah Bersinergi Sukseskan Pemilu GORONTALO, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) ...
Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Sukabumi SUKABUMI, TAJUKTIMUR.COM - Bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Cicantayan...
Survei IndEX: Elektabilitas PDI-P Turun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Survei terbaru lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX) Re...
Gerindra-PKS Sepakati Dua Nama Calon Wakil Gubernur DKI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pertai Gerindra dan PKS DKI telah menyepakati dua nama cawagub DKI penggan...
Kabupaten Gorontalo Peringati HPSN di TPA Talumelito GORONTALO, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bersama unsur TNI dan Polri mela...
Kanal: Nasional