Loading...

Wapres JK dapat Penghargaan dari WMLF

LONDON, TAJUKTIMUR.COM – Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapat penghargaan Distinguished Lifetime Achievement Award For Government Leadership dari Forum Kepemimpinan Muslim Dunia (World Muslim Leadership Forum – WMLF) ke-4 berlangsung di London.

Penghargaan Prestasi Seumur Hidup Istimewa Untuk Kepemimpinan Pemerintah itu diterima putri Wapres, Muchlisah Jusuf Kalla mewakili ayahanda, demikian Minister Counselor Pensosbud KBRI London, Thomas Siregar seperti dilansir Antara, Sabtu.

Sekretaris Jenderal WMLF, Dr Husna Ahmad, OBE, membuka acara bertempat di Churchil Room, Gedung Parlemen Inggris (House of Commons) dan mengucapkan selamat datang kepada hadirin yang terdiri dari pejabat pemerintah berbagai negara, politisi, pemuka agama, pegiat masalah interfaith, akademisi dan peneliti.

Menteri Negara untuk Urusan Pembangunan Internasional Inggris, Lord Bates, hadir sebagai pembicara kunci.

Pada saat menerima penghargaan tersebut, Muchlisah Jusuf Kalla menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara dan membacakan sambutan singkat mengatakan pentingnya pemimpin muslim di seluruh dunia untuk memperhatikan masalah pendidikan, pembangunan dan perdamaian.

Dikatakan, ketiga faktor itu merupakan fundamen yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

“Dalam terminologi Islam hal ini dikenal sebagai ‘baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur’. Pembangunan masyarakat tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya pendidikan yang maju, sementara pembangunan baik dalam bidang sosial, ekonomi, kebudayaan dan lain sebagainya tidak mungkin dilaksanakan tanpa ada perdamaian,` ujarnya.

Disamping Wapres Jusuf Kalla, beberapa tokoh lain mendapat penghargaan, diantaranya Dato Seri Anwar Ibrahim untuk kategori Democratic Reforms dan Shelina Jan Muhammad untuk kontribusinya pada Kebudayaan Inggris.

Konferensi WMLF ke-4 berlangsung pada 6 dan 7 Desember 2018 membahas berbagai permasalahan dihadapi umat Islam saat ini seperti meluruskan berbagai persepsi yang salah pada sebagian masyarakat terhadap Islam.

Kemudian, memformulasikan suatu mekanisme global yang dapat digunakan pemimpin muslim di seluruh dunia untuk berkolaborasi guna memberikan kontribusi bagi masa depan dunia yang damai.

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional