Loading...

Wapres Kritik Data Kementan yang Kerap Berbeda di Lapangan

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan di Jakarta, Kamis, bahwa data pertanian dari Kementerian Pertanian seringkali tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, sehingga berpengaruh pada kebijakan Pemerintah terkait pangan.

“Selain meningkatkan produktivitas, tentu juga kita harus memperbaiki data-data kita. Hampir semua data pertanian, kadang-kadang tidak sesuai lapangan. Ada Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) di sini yang tidak pernah berkantor tapi selalu di lapangan,” kata Wapres Kalla saat membuka Jakarta Food Security Summit di Jakarta Convention Center, Kamis.

Wapres mencontohkan kekeliruan data pertanian tersebut terjadi ketika mengukur jumlah produksi beras di dalam negeri karena kelangkaan beras dan untuk menentukan kebijakan impor beras di Tanah Air.

“BPS masih bingung untuk menentukan berapa produksi tahun ini. Sering saya katakan kepada Mentan, produksi itu sama dengan konsumsi ditambah ekspor dikurangi impor,” kata Wapres Kalla.

Konsumsi beras penduduk Indonesia rata-rata per orang 114 kilogram per tahun, kata Wapres, dan angka tersebut termasuk paling tinggi di antara negara-negara kawasan Asia.

Sehingga, lanjutnya, Pemerintah Indonesia tidak banyak mengekspor beras ke luar negeri karena angka produksi beras di dalam negeri dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
BPN Prabowo-Sandi Gelar Nobar Debat Capres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan menggelar nonton bareng...
Lion Air Tergelincir di Bandara Supadio, Tim Sar Evakuasi Penumpang PONTIANAK, TAJUKTIMUR.COM - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi penumpang Lion Air JT-714 rute Ja...
GNPF-U Dukung Janji Kampanye PKS Lindungi Ulama JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol Agama y...
Sandiaga Uno Doakan Ani Yudhoyono Segera Sembuh JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno meng...
Ribuan Pegawai Dirumahkan, Presiden akan Panggil PT Freeport JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil manajemen PT Freeport Indones...
Kanal: Nasional