Loading...

Wiranto: SARA tidak Layak digunakan saat Kampanye

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan isu mengenai suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak layak digunakan sebagai bahan kampanye Pilkada 2018.

“Para pemilih yang akan memilih kontestan tentunya jangan sampai masuk wilayah SARA, karena itu tidak layak digunakan sebagai bagian dari kampannye,” ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin.

Mantan Panglima TNI itu menjelaskan isu mengenai identitas politik tersebut, bila dimunculkan dalam kampanye dapat mengganggu persatuan, kesatuan, serta ketenteraman bangsa.

Oleh karena itu, ia menekankan kepada partai politik, para kontestan calon kepala daerah, para pendukung kandidat di Pilkada 2018, agar tidak melakukan langkah politik dengan memakai unsur SARA.

“Tidak hanya pilkada. Apakah itu pada pemilu presiden atau pemilu legislatif. Jangan dipakai (isu SARA). Saya kira partai politik sudah setuju masalah ini,” tutur dia.

(as)

Berita Lainnya
BPN Prabowo-Sandi Gelar Nobar Debat Capres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan menggelar nonton bareng...
Lion Air Tergelincir di Bandara Supadio, Tim Sar Evakuasi Penumpang PONTIANAK, TAJUKTIMUR.COM - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi penumpang Lion Air JT-714 rute Ja...
GNPF-U Dukung Janji Kampanye PKS Lindungi Ulama JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol Agama y...
Sandiaga Uno Doakan Ani Yudhoyono Segera Sembuh JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno meng...
Ribuan Pegawai Dirumahkan, Presiden akan Panggil PT Freeport JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil manajemen PT Freeport Indones...
Kanal: Nasional