Loading...

Wiranto Tegaskan Aparat tak Negosiasi Tapi Ultimatum Napi Mako Brimob

DEPOK, TAJUKTIMUR.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan sebanyak 155 narapidana dan tahanan teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat menyerah tanpa syarat setelah aparat keamanan memberikan ultimatum.

Saat memberikan keterangan resmi pemerintah di Mako Brimob, Depok, Jabar, Kamis pagi, mantan Panglima TNI itu menegaskan tak ada negosiasi kepada teroris tersebut sejak kerusuhan terjadi pada Selasa (8/5) malam.

“Bukan negosiasi, tetapi ultimatum,” kata Wiranto, didampingi Kepala BIN Budi Gunawan dan Kepala BNPT Suhardi Alius.

Wiranto menegaskan saat ultimatum pertama, sebanyak 145 napi dan tahanan langsung menyerah, sedangkan 10 orang lainnya melakukan perlawanan, tetapi setelah diserbu semua menyerahkan diri.

Sementara sebelumnya pada Rabu (9/5), seorang teroris tewas. Kerusuhan itu juga membawa korban jiwa lima anggota polisi.

Ia juga menyebutkan Polri telah mengambil kembali 30 pucuk senjata api yang sempat dikuasai para teroris. “Senjata itu bukan senjata organik militer atau kepolisian, tetapi hasil sitaan dari aparat keamanan saat operasi penanganan terorisme sebelumnya,” kata Wiranto.

Berita Lainnya
BMKG: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi BANDAR LAMPUNG, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung ...
Bendera 73 Meter Dikibarkan di Gili Trawangan GILI TRAWANGAN, TAJUKTIMUR.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI) jadi pemicu pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (N...
Yohanis Gama Marschal Lau, Pemanjat Tiang Bendera di Atambua Dapat Beasiswa dari PLN KUPANG, TAJUKTIMUR.COM -- Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut ...
Panglima TNI Apresiasi Siswa SMP Panjat Tiang Bendera di Atambua   JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan apresiasi kepada Johannes Adekalla siswa Kelas VII ...
Tuding PDI-P Produksi Hoax, Gerindra: Lebih Baik Ingatkan Presiden Penuhi Janji Kampanye 2014 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Partai Gerindra menuding PDI-P setiap hari memproduksi berita palsu (hoax) karena terus mempersoalkan dugaan uang mahar sebe...
Kanal: Nasional