Loading...

WNI Berhasil Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pemerintah Indonesia berhasil membebaskan satu pekerja migran Indonesia dari hukuman mati.

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Cirebon itu bernama Masamah berhasil terbebas dari hukuman mati setelah melaui berbagai proses diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia.

Masamah terlibat kasus dugaan pembunuhan bayi majikannya yang masih berusia 11 bulan pada 2 Desembr 2009 lalu.

Konsulat Jenderal Indonesia di Jeddah, Arab Saudi Mohamad Hery Saripudin mengatakan pada tahun 2014 Musamah telah ditetapkan hukuman penjara selama lima tahun.

Namun, penuntut umum tidak puas dan mengajukan banding.

Dia menjelaskan, pada 2016 persidangan dimulai dari proses awal dan pada 2017 akhirnya Masamah divonis hukuman mati.

“Namun di tengah-tengah persidangan, ayah dari korban memberikan maaf dengan tidak menuntut uang diyat (blood money),” jelas Hery.

Setelah itu, Masamah akhirnya divonis penjara 2,5 tahun sejak masa pertama kali ditahan yang berarti Masamah akhirnya dibebaskan.

“Prosesnya lama karena bagi warga negara asing untuk bisa keluar dari penjara tidak bisa lagi menggunakan jaminan orang asing, sekalipun itu konjen,” jelas Hery.

Oleh karena itu, pihak KJRI menurut dia berupaya agar majikan Masamah dapat memberikan jaminan untuk kebebasannya.

Pembebasan Masamah menurut dia diperkuat dengan adanya putusan dari Wakil Gubernur Jeddah pada 28 Januari yang telah menghubungi kepala penjara setempat untuk membebaskannya.

“Tanpa menunggu waktu lama kami langsung membawanya ke tempat penampungan di KJRI keesokan harinya,” ungkap dia.

Masamah saat ini masih berada di penampungan KJRI Jeddah sambil menunggu proses kepulangannya ke Indonesia oleh pihak imigrasi Saudi karena statusnya sebagai mantan tahanan.

“Satu bulan ke depan semoga sudah bisa dipulangkan,” imbuh Hery.

Tiga upaya diplomasi

Hery mengatakan, dalam setiap menghadapi kasus hukuman mati yang melibatkan WNI, pihak kedutaan selalu menggunakan tiga pendekatan untuk membantu WNI terhindar dari vonis tersebut.

“Pertama kita pasti pakai pendekatan legalistic formal dengan menyediakan pengacara sejak awal proses sidang,” jelas dia.

Selanjutnya, pemerintah menggunakan pendekatan diplomatik dan politik. Pendekatan dilakukan dengan mengirimkan surat dari Presiden Indonesia ke Raja Saudi.

Langkah ketiga yang dilakukan adalah dengan melakukan pendekatan sosial ke keluarga korban secara langsung ataupun melalui Majelis Pemaafan agar bisa memberikan maaf ke WNI yang terancam hukuman mati.

“Tidak ada yang bisa menyelematkan seseorang dari hukuman mati kecuali pengampunan dari ahli waris ataupun keluarga korban,” ungkap dia.

Masih banyak WNI terancam hukuman mati

Dikutip dari Anadolu baru-baru ini, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal menyebutkan saat ini terdapat 183 WNI di seluruh dunia yang terancam hukuman mati.

“Sejak 2011 sebanyak 393 WNI sudah berhasil dibebaskan dari hukuman mati sejak 2011,” ungkap Iqbal.

Khusus di Arab Saudi, menurut Iqbal ada 100 WNI yang terancam hukuman mati sejak 2011. 79 WNI sudah berhasil dibebaskan dari hukuman mati.

“Kita masih menangani 21 kasus lainnya. Tiga di antaranya dalam periode kritis,” jelas dia.

Tiga orang yang berada dalam periode kritis ancaman hukuman mati antara lain dua orang wanita asal Majalengka dan satu orang pria asal Madura.

(fr)

Berita Lainnya
Bawa Narkoba, Polisi Tembak Mati Warga Malaysia MEDAN, TAJUKTIMUR.COM - Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai, Polda Sumatera Utara, menem...
Papua Barat paling rendah Tingkat Kepatutan Pelaporan Harta Kekayaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Ba...
Pushidrosal TNI-AL Temukan CVR Lion Air JT-610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang diga...
Fahira Idris: Isu Perempuan dan Anak Harus Ada Dalam Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dari lima tema besar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wak...
Relawan Jokowi – Prabowo gelar Pertandingan Persahabatan KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Relawan pendukung pasangan Jokowi - KH Ma`ruf Amin dan Prabowo - Sand...
Kanal: Nasional