Loading...

Yohanis Gama Marschal Lau, Pemanjat Tiang Bendera di Atambua Dapat Beasiswa dari PLN

KUPANG, TAJUKTIMUR.COM — Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1).

Sebelumnya sebuah video merekam aksi heroik Yohanis yang merupakan pelajar SMP di Atambua saat pelaksanaan upacara bendera di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, NTT, dimana dirinya memanjat tiang bendera untuk memasang tali tiang yang putus sebelum pengibaran bendera dilakukan, Jumat (17/8). Pelajar tersebut adalah Yohanis Gama Marschal Lau yang saat ini menduduki bangku kelas VII SMP Negeri Silawan, NTT.

Yohanis Gama Marschal Lau, Lahir di Silawan,10-10-2004. Kini Ia bersokolah di SMP Negeri Silawan Kabupaten Belu, NTT (foto: Istimewa)

 

PLN Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang salah satunya memberi perhatian khusus pada bidang pendidikan. Sejak video tersebut beredar, PLN segera mendatangi alamat rumah Yohanis dan bertemu kedua orangtuanya, yaitu Victorino Fahik Marschal dan Lorenca Gama, serta mengabarkan bahwa anaknya akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga kuliah S1. Kelak besar nanti, Yohanis bercita-cita menjadi seorang tentara.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali mengapresiasi tindakan Yohanis yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta NKRI.

“Aksi Yohanis sangat nasionalis sekali. Kami salut dengan anak ini. Mulai saat ini Yohanis menjadi ‘Putra PLN’ dan akan mendapatkan beasiswa sampai dengan tingkat S1,” ungkap Ali.

Yohanis Gama Marschal Lau bersama Kedua orangtuanya, Victorino Fahik Marschal
dan Lorenca Gama. (foto: istimewa)

 

Yohanis tinggal di Dusun Halimuti, Desa Silawan Kec. Tastim, Kab. Belu. Jarak rumahnya dari kota Atambua sekitar 21 kilometer dan 2 kilometer dari PLBN Terpadu Motaain yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Yohanis yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera dengan ketinggian 9 meter.

Aksi anak bungsu dari 9 bersaudara ini membuat decak kagum para peserta upacara saat itu, terlebih warga internet yang melihat aksinya lewat dunia maya. Tindakan Yohanis menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.

“Yohanis memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia,” pungkas Ali.

Berita Lainnya
Cawapres Ma’ruf Amin Mengaku Tetap Dekat dengan Habib Rizieq Shihab JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menampik jika hubungannya ...
HNW: Politik SARA Bisa Lahirkan Konflik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Majelis Syura DPP PKS, Hidayat Nur Wahid mengingatkan bahayanya poli...
Pemerintah Luncurkan Beasiswa Santri LPDP JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Agama Lukman Hakim ...
Bersama Nelayan Cirebon, Bara JP Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Kota Cirebon Y Pasomba men...
Zulkifli Ajak Relawan Hadapi Provokasi dengan Kampanye Cerdas PEKANBARU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Cawapres Sandiaga Uno melanjutkan ...
Kanal: Nasional