Loading...

BBKSDA Sayangkan Aksi Warga Sorong Bunuh Ratusan Buaya

SORONG, TAJUKTIMUR.COM —- Pihak Balai Besar KSDA Papua Barat menyayangkan terjadinya pembantaian 292 ekor buaya di penangkaran buaya milik CV. Mitra Lestari Abadi. Pasalnya pembantaian ratusan satwa tersebut yang dipicu tewasnya Sugito warga SP 1 merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi.

Kepala BBKSDA Papua Barat, R. Basar Manullang menjelaskan, penangkaran tersebut merupakan salah satu penangkaran buaya di Provinsi Papua Barat.

Buaya merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Namun, khusus di Papua, buaya masuk kategori satwa buru dan dapat dimanfaatkan dengan pengaturan khusus.

CV. MLA merupakan penangkar resmi yang memiliki ijin penangkaran sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal PHKA Nomor: SK.264/IV-SET/2013 tanggal 9 Desember 2013 tentang Perpanjangan Ijin Usaha Penangkaran Buaya Air Tawar (crocodilus novaeguineae) dan Buaya Muara (crocodyllus porossus) yang dilindungi Undang-undang kepada CV. MLA.

Lebih lanjut Manullang menjelaskan, pemilik penangkaran tersebut, telah mengantongi izin penangkaran dari Direktur Jenderal PHKA didasari persyaratan yang telah dipenuhi, yang diperoleh dari Pemerintah Daerah, antara lain SITU, surat keterangan lokasi tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan manusia sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.19/Menhut-II/2005 tanggal 19 Juli 2005 tentang Penangkaran Tumbuhan dan Satwa Liar.

Namun dalam kejadian ini, menurut Manullang, menceritakan kronologis kejadian tersebut, saat itu korban bernama Sugito masuk ke dalam areal penangkaran untuk mencari rumput pakan ternak di sekitar atau dekat kandang induk buaya tanpa sepengetahuan pemilik.

“Sementara areal penangkaran buaya tersebut jauh dari pemukiman masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu penjaga mendengar teriakan minta tolong dan bergegas ke sumber suara yang berasal dari kandang induk buaya.

“Pegawai segera berteriak meminta pertolongan dan didengar oleh beberapa orang yang sedang bertani di sekitar lokasi penangkaran,” ujar Manullang

Pihaknya segera bertindak mengevakuasi korban dari kolam induk buaya serta berkoordinasi dengan masyarakat dan Polsek Klamalu.

“BBKSDA Papua Barat dan manajemen telah memberikan penjelasan kepada aparat Polsek Klamalu terkait insinden itu,” katanya

Keduanya pun memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban yang didampingi oleh Kerukunan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) dan perusahaan yang telah menghasilkan kesepakatan damai bersama, dan memberikan santunan sebelum pemakaman jenazah dilakukan.

Namun, Pada Sabtu (14/18) sebelum jenazah dimakamkan, Ketua Ikawangi mengimbau masyarakat pelayat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis dan meminta agar kasus ini dapat diselesaikan secara damai. “Seusai pemakaman, sekitar pukul 11.15 Wit, secara tidak terduga, masyarakat serentak menuju lokasi penangkaran dengan membawa senjata tajam, palu pemecah batu, balok kayu, sekop. Di antara kerumunan massa, dikenali ada salah satu seorang pejabat publik Kabupaten Sorong,” ujar Manulang

Untuk menyelesaian kasus ini, Manullang mengharapkan semua pihak terkait untuk berkoordinasi dengan baik. “Sekarang bukan saatnya untuk mencari-cari kesalahan instansi terkait, tetapi yang paling utama adalah bagaimana kasus ini dapat diselesaikan secara berkeadilan dan hak-hak warga negara dilindungi oleh Negara,” katanya.

Ia menambahkan, untuk mencegah kejadian ini berulang, pihak pemegang izin penangkaran harus melakukan penjagaan dan pengamanan secara ketat di kolam penangkaran.

“Bila terjadi hal-hal yang terkait dengan satwa liar agar melapor ke call center BBKSDA Papua Barat (081148500040). Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap CV. MLA,” imbaunya.

Berita Lainnya
SKK Migas Gelar Diskusi Provinsi Konservasi Papua MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM - SKK Migas Perwakilan Wilayah Papua dan Maluku menggelar diskusi tentang ...
Gubernur Papua Barat Serahkan Bantuan Perlengkapan Usaha Perdagangan SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Pembangunan perekonomian bagi masyarakat di Provinsi Papua Barat harus dila...
29 Kampung di Teluk Wondama Segera Nikmati Penerangan WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 29 Kampung di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, segera menikma...
Titik BBM Satu Harga Misool Resmi Beroperasi di Raja Ampat RAJA AMPAT, TAJUKTIMUR.COM - Pertamina bersama dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Ditjen Migas ...
Pemkab Sorong Komitmen Beri Pelayanan Kesehatan SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Kesehatan bagi masyarakat menjadi komitmen dasar dalam memenuhi kebutuhan p...
Kanal: Papua Barat