Loading...

Festival Pulau Roon Wondama Suguhkan budaya dan Sejumlah Obyek Pariwisata

WASIOR, TAJUKTIMUR.COM —- Festival Pulau Roon (FPR) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, resmi dibuka oleh Bupati Bernadus Imburi, Kamis.

Festival ini merupakan pagelaran kebudayaaan yang diselenggarakan untuk menggali dan mengangkat sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya serta potensi wisata Pulau Roon.

Festival ini menyuguhkan beragam atraksi budaya juga kesenian khas masyarakat Roon serta kebiasaan-kebiasaan unik yang menjadi kearifan lokal masyarakat setempat.

Kepala Distrik Roon Yefta Siregar menuturkan, FPR adalah terobosan untuk mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Teluk Wondama, khususnya Pulau Roon yang sejatinya menyimpan potensi wisata yang cukup menjanjikan.

Berlangsung selama tiga hari, FPR mengagendakan berbagai atraksi dan suguhan yang dijamin memberi kenikmatan tersendiri bagi para pengunjung. Diantaranya, hunting attraction yakni kegiatan berburu babi dan tikus tanah di Pulau Rariei.

Ada pula fishing attraction yakni penduduk lokal menyajikan atraksi menangkap ikan dengan menggunakan alat tradisional.

Para pengujung juga bisa menyaksikan prosesi tokok sagu massal (pengolahan sagu secara tradisional) serta cara memasak makanan lokal di mana pengunjung bisa langsung menikmati makanan yang disajikan.

Di hari ketiga diisi dengan field visit ‘Wonderful Roon’. Pengunjung diajak melihat langsung destinasi wisata di Pulau Roon. Panitia menyiapkan 3 destinasi pilihan yaitu sacral place berupa wisata sejarah/sakral bahari atau budaya/religi seperti air terjun, gua tengkorak dan pulau kelelawar.

Termasuk melihat Alkitab tua yang telah berusia lebih dari 200 tahun di Yende. Ada juga wisata adventure dengang mengunjungi hutan mangrove yang masih asri serta pulau dengan pantai yang eksotis di kepulauan Auri. Ada juga wisata underwater bagi pengunjung yang suka menyelam maupun foto bawah laut.

Berdasarkan data panitia, pada hari pertama tercatat sudah lebih dari 100 orang pengunjung datang menyaksikan FPR 2018. Terdiri dari warga lokal Wondama juga dari Manokwari dan Jayapura.

Berita Lainnya
Tiga Parpol Tidak Ikut Pileg di Teluk Wondama WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Tiga partai politik dipastikan tidak bisa ikut serta Pemilihan Umum Legislatif pada tahun 2019, sehingga dari 16 partai hanya...
60 Duta Besar Negara Sahabat Berwisata ke Raja Ampat WASAI, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 60 Duta Besar Negara sahabat Indonesia dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat guna berwis...
Masyarakat terpencil di Teluk Wondama Keluhkan Pendidikan WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Masyarakat yang ditinggal di daerah terpencil yakni Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengeluhkan burukn...
Bupati Teluk Wondama Serahkan Angkutan Desa di Tiga Distrik WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi menyerahkan tiga unit mobil angkutan desa di tiga distrik terpencil untuk mempermudah m...
Kawasan Hutan Warkesi, Tempat Melihat Cenderasawih Terdekat di Raja Ampat WASAI, TAJUKTIMUR.COM - Warkesi kawasan hutan di Pulau Waigeo tempat wisatawan melihat burung cenderawasih terdekat di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi ...
Kanal: Papua Barat