Loading...

Jelang Malam Natal, Polda Papua Barat Siap Amankan 2.466 Gereja

MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM – Kepolisian Daerah Papua Barat akan mengamankan sebanyak 2.466 gereja yang tersebar di seluruh kabupaten/kota pada ibadah Malam Kudus Natal tahun 2018.

“Di Papua Barat ini tercatat ada sebanyak 2.466 gereja. Semua akan kita amankan namun tentunya kami tidak sendiri karena personil terbatas. Pengamanan dilaksanakan bersama seluruh potensi termasuk TNI, ormas dan lembaga lainya,” kata Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja di Manokwari, Kamis.

Albert Rodja menjelaskan, pengamanan Natal dan Tahun Baru melalui Operasi Lilin 2018 akan melibatkan banyak instansi. Seluruh potensi dioptimalkan agar seluruh aktifitas masyarakat berjalan lancar.

Selain TNI, Polda Papua Barat pun mengkoordinir, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Linmas, Basarnas, Perusahaan Listrik Negara, Pelindo, PMI, Senkom, Orari, Pramuka, Jasa Raharja dan lainnya.

‘’Kalau kita menyesuaikan angggaran jumlah personel yang dilibatkan 534 orang, tetapi atas kebijakan maka 2/3 kekuatan Polda disiagakan. Sehingga bila terjadi situasi kontigensi maka kita sudah siap,’’ ujarnya.

Polda dan Polres jajaran sudah mengidentifikasi sejumlah gereja yang jemaatnya banyak akan menjadi perhatian pengamanan saat pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru.

‘’Ada beberapa gereja besar yang menjadi prioritas pengamanan. Sedangkan gereja-gereja kecil pengamanan dilaksanakan secara patroli. Kita juga melibatkan masyarakat untuk mengamankan lokasi ibadah,’’ ujarnya lagi

Personel pengamanan juga akan ditempatkan pada beberapa objek penting seperti SPBU, pelabuhan, bandara, terminal, pusat perbelanjaan, objek wisata serta lokasi perayaan pergantian tahun.

Secara keseluruhan, kata Rudolf, di Papua Barat terdapat 17 terminal yang akan diamankan, 21 pelabuhan, 31 SPBU, 12 bandara, 65 lokasi pusat perbelanjaan, 26 objek wisata dan 16 titik konsentrasi massa pada malam pergantian tahun.

Kepala Biro Operasional Polda Papua Barat Kombes Pol Moch Sagi menambahkan, polisi melibatkan peran organisasi masyarakat dalam mendukung pengamanan pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru.

Akan dilibatkan sekitar 120 remaja masjid, 34 umat Hindu serta 15 orang dari kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

‘’Kita melaksanakan pengamanan bersama-sama, seperti yang sudah dilakukan tahun-tahun sebelumnya,’’ pungkas Karo Ops.

Berita Lainnya
BPBD: Alat Pendeteksi Tsunami di Kabupaten Raja Ampat Rusak WAISAI, TAJUKTIMUR.COM - Alat pendeteksi tsunami yang dipasang oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat ...
Sinergi Muhammadiyah Lahirkan Transformasi di Sorong SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Muhammadiyah terus melebarkan sayap-sayap berkemajuan. Masyarakat di daerah...
Warga Muhammadiyah Diminta tak Berlebihan Dukung Capres SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir mengingatkan warga Muhammadiyah...
BPS: Transportasi udara sumbang inflasi tertinggi Manokwari MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM - Kenaikan harga tiket transportasi udara menjadi penyumbang inflasi terti...
Ini Harga Terbaru BBM Non Subsidi di Papua Barat dan Papua SORONG, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Non Subsidi seiring ...
Kanal: Papua Barat