Loading...

Mapala UI Sarankan Pemprov Papua Barat Kembangkan Wisasta Khusus

MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM – Mahasiswa Pencinta Lingkungan (Mapala) Universitas Indonesia menyerankan kepada pemerintah Provinsi Papua Barat agar mengembangkan wisata minat khusus di daerah tersebut.

Saran pengembangan wisata minat khusus tersebut disampaikan oleh Mapala UI berdasarkan hasil Ekspedisi Cenderawasih yang mereka lakukan sejak 23 Juli di Provinsi Papua Barat.

Ketua Tim Ekspedisi Fathan Qorib saat menyampaikan hasil ekspedisi kepada Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dan sejumlah pejabat daerah, Senin mengharapkan potensi wisata minat khusus di daerah tersebut dapat dikembangkan.

Dia mengatakan, ada tiga potensi wisata minat khusus yang dapat dikembangkan di Provinsi Papua Barat terutama Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Pegunungan Arfak yakni pertama pengembangan paralayang di Danau Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak.

Kedua pengembangan arung jeram di Sungai Prafi Kabupaten Manokwari dan yang ketiga petualangan telusur gua di Pegunungan Arfak.

Tiga potensi wisata minat khusus ini, kata dia, akan mendatangkan banyak wisatawan berkunjung ke Kabupaten Manokwari dan Pegunungan Arfak sehingga ada peningkatan ekonomi bagi masyarakat lokal terutama di kawasan destinasi.

Tim ekspedisi tersebut dalam presentasi memperlihatkan kepada Wakil Gubernur dan sejumlah pejabat Papua Barat menampilkan foto-foto dan video hasil ekspedisi yang dapat dikembangkan menjadi wisata minat khusus di Pegunungan Arfak dan Manokwari yang membuat kagum Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur Mohamad Lakotani memberikan apresiasi terhadap ekspedisi mahasiswa UI tersebut. Dia menambahkan, pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk membantu berbagai upaya untuk mengembangkan semua potensi yang ada, bagi kepentingan rakyat dan pembangunan daerah.

Ekspedisi Cendrawasih ini dimulai dari sebuah diskusi kecil dengan sejumlah aktivis Mapala UI di Jakarta, beberapa waktu lalu. Pemaparan hasil Ekspedisi Cenderawasih dilanjutkan dengan diskusi untuk memperkaya data sehingga tiga potensi tersebut dikembangkan secara serius sebab sektor pariwisata sudah terbukti memberikan sumbangan besar bagi pembangunan bangsa ini

Berita Lainnya
APBD 2019 Kabupaten Sorong Sebesar Rp1,9 Trilyun SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Sidang paripurna DPRD Kabupaten Sorong secara resmi ditutup oleh Ketua DPRD...
Ratusan Guru di Teluk Wondama belum Bersertifikat WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Ratusan guru di wilayah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, belu...
Kemendes dan PDT Kembangkan Agrowisata Kampung Dusner Teluk Wondama WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes dan PDT) akan...
Wabup Indubri: 10,79 Persen APBD Teluk Wondama untuk Pendidikan WASIOR, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat mengalokasikan 10,79 persen...
Kemendag Jamin Harga Bahan Pokok di Papua Barat Terkendali SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perdagangan menjamin harga serta stok bahan pokok atau bapok di...
Kanal: Papua Barat