Loading...

Produksi Beras Papua Barat Masih Rendah

MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM — Jumlah produksi beras di wilayah Provinsi Papua Barat dinilai masih sangat rendah dari total kebutuhan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Hippolytus TAA di Manokwari, mengatakan, hampir 50 persen kebutuhan beras di daerah ini masih di pasok dari wilayah Jawa dan Sulawesi.

“Kemampuan produksi kita baru sekitar 27 ribu ton pertahun, sementara kebutuhan beras untuk seluruh penduduk Papua Barat mencapai 75 ribu ton lebih. Kekuranganya masih cukup besar sehingga harus didatangkan dari luar,” kata Hippolytus.

Ia berharap, instansi terkait seperti Dinas Pertanian seluruh kabupaten terus berusaha menutupi kekurangan tersebut.

Menurutnya, data yang ada saat ini bisa menjadi acuan dalam memacu peningkatan produksi beras di setiap daerah penghasil beras. Dia juga berharap setiap intansi mengacu pada satu data yang sama agar tidak terjadi kesimpang siuran.

Ego sektoral, kata dia, semestinya tak lagi terjadi terutama dalam penyediaan data. Hal sangat berdampak terhadap sinergitas pembangunan perekonomian daerah.

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan BPS (Badan Pusat Statistik). Kami ingin ada satu pusat data yang menjadi acuan bagi setiap instansi dalam melaksanakan program,” sebutnya lagi.

Di Papua Barat terdapat beberapa daerah yang menjadi tempat produksi beras, seperti Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Sorong, dan Raja Ampat.

Kementerian Pertanian bersama TNI-AD sejak tahun 2015 melaksanakan program cetak sawah. Papua Barat menjadi salah satu daerah yang menerima program tersebut.

Sejumlah kendala masih terjadi dalam program ini, diantaranya ketersedian jaringan irigasi pertanian. Hal ini berdampak pada capaian target dari program tersebut. Masalah lain yang tak kalah penting adalah kesiapan petani.

Berita Lainnya
Sinergi Muhammadiyah Lahirkan Transformasi di Sorong SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Muhammadiyah terus melebarkan sayap-sayap berkemajuan. Masyarakat di daerah...
Warga Muhammadiyah Diminta tak Berlebihan Dukung Capres SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir mengingatkan warga Muhammadiyah...
BPS: Transportasi udara sumbang inflasi tertinggi Manokwari MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM - Kenaikan harga tiket transportasi udara menjadi penyumbang inflasi terti...
Ini Harga Terbaru BBM Non Subsidi di Papua Barat dan Papua SORONG, TAJUKTIMUR.COM - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Non Subsidi seiring ...
Basarnas: Warga Sulut tenggelam di Manokwari Belum Ditemukan MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM - Badan SAR Nasional menyatakan hingga hari ketujuh proses pencarian warga...
Kanal: Papua Barat