Loading...

31 PPD Lanny Jaya Rampungkan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada

WAMENA, TAJUKTIMUR.COM — Sebanyak 31 dari 39 Panitia Pemilihan Distrik (PPD) di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua telah merampungkan proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua serta sudah memasukan hasil rekapitulasi ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Ketua KPU Lanny Jaya Tanus Kogoya ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Senin mengatakan tinggal delapan PPD yang belum menyampaikan hasil rekapitulasi.

“Untuk rekapitulasi tinggkat kabupaten, tahapannya dilakukan tanggal 4-6 Juni 2018. Kalau sudah masuk, kami pastikan rencana rekapitulasi sesuai dengan tahapan PKPU Nomor 7 tahun 2018 tentang program dan tahapan,” katanya.

KPU belum menyampaikan nama pasangan calon gubernur dan wakil yang unggul di Lanny Jaya, sehingga mereka mengharapkan masyarakat bersabar menunggu seluruh suara tingkat distrik terkumpul dan dilakukan perhitungan.

“Jika ada tim pemenangan meminta KPU segera lakukan rekapitulasi, kita tidak bisa didesak-desak seperti itu sebab penyelenggara di tingkat bawah punya sejumlah permasalahan, baik masalah geografis, masalah proses hasil pilkada, secara administrasi harus bertanggungjawab di tingkat bawah,” katanya.

Sekretaris Tim Sukses (Timses) gubernur petahanan Terius Yigibalom mengatakan pihaknya sudah merampungkan rekapitulasi suara di masing-masing TPS di Lanny Jaya.

Jumlah DPT yang ditetapkan di Lanny Jaya sebanyak 186.905 jiwa yang tersebar di 39 distrik. Dalam rekapitulasi, paslon nomor urut satu memiliki jumlah suara terbanyak,” katanya.

Tim sukses mengharapkan proses rekapitulasi tingkat kabupaten di sana tidak terlambat sebagaimana yang pernah terjadi beberapa pemilihan umum.

Ia mengatakan tim akan terus mengawasi penyelenggara agar netral, independen untuk menginstruksikan kepada PPD yang belum menyampaikan hasil untuk segera dibawa ke kantor KPU.

“Ini bertujuan untuk mengantisi ada pihak lain yang dengan sengaja mengubah hasil perolehan suara setelah pleno di TPS, PPD atau oknum tidak bertanggungjawab yang bisa lakukan pengalihan suara,” katanya.

Ketua DPRD Lanny Jaya ini mengatakan beberapa PPD sudah melakukan pleno tingkat distrik tetapi belum membawa hasil tersebut ke kantor KPU dan tim sukses akan menyampaikan persoalan tersebut ke Panwaslu dan KPU serta polisi.

“Kami akan minta aparat dan penyelenggara jemput paksa,” katanya.

Berita Lainnya
Menkominfo Siapkan Terobosan Palapa Ring Wilayah Timur JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan jika progres Palapa Ring wilayah timur membutuhkan waktu lebih lama...
Anggaran Operasional DPRD Biak Numfor Diusulkan Masuk APBN BIAK, TAJUKTIMUR.COM — Alokasi anggaran untuk operasional pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Biak Numfor, Papua diusulkan masuk APBN sehingga penyalu...
Jokowi Terima Lalu Zohri di Istana Bogor BOGOR, TAJUKTIMUR.COM -- Presiden Joko Widodo menerima juara dunia lari 100 meter U-20 Lalu Muhammad Zohri di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Ra...
KPU Biak Numfor Baru Terima Pendaftaran Bakal Caleg Empat Partai BIAK, TAJUKTIMUR.COM -- Batas akhir pendaftaran bakan calon legislatif (bacaleg) dari partai politik peserta Pemilu 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU...
Polda panggil Ketua KPU dan Bawaslu Maluku Utara TERNATE, TAJUKTIMUR.COM -- Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Maluku Utara (Malut) memanggil Ketua KPU Syahrani Somadayo dan Ketua Bawaslu Malut Muks...
Kanal: Papua Pilkada