Loading...

Agustus Mendatang, Musik Bambu Asal Biak Siap Tampil di Istana Negara

BIAK, TAJUKTIMUR.COM —- Sekitar 216 orang yang tergabung dari 7 sanggar seni yakni Soren Arway, Aski, Dorey Insiki, Sarisa Iriani, Manggangang, Relifa, dan Soru Kamasan atau disebut dengan kesenian musik bambu Praja Vira Braja telah mempersiapkan diri mereka dengan latihan sejak Maret lalu untuk tampil di Istana Negara menyemarakan peringatan kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang.

Prosesi awal diiringi dengan wor dan berlanjut pada persembahan lagu-lagu kebangsaan juga lagu daerah lewat perpaduan alat musik tradisional berupa 50 unit amon berok, 8 buah gitar, 2 buah bass, 4 buah kulele, 3 buah akuilka, 4 buah pekasat serta 4 buah bek asat dan dipimpin oleh Jerry Tewernusa.

Di bawah asuhan Dandim 1708/BN dan digelar secara kolosal sehingga latihan-latihan yang dilakukan membuat peserta bersemangat sekaligus mengajarkan kedisiplinan terutama tentang waktu, hal ini nampak pada pantauan HumasPro Biak Jumat (6/7/2018) saat latihan berlangsung di Kodim yang dipantau oleh Kadis Kebudayaan Aner Rumakito.

“Ini duta-duta budaya juga duta wisata Biak, dengan tampilnya mereka di sana memberi nuansa baru agar pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi terus memberikan perhatian bagi kabupaten Biak Numfor” Jelas Aner Rumakito.

Bukan juga tentang di mana mereka tampil tapi bagaimana pembinaan bagi generasi muda tentang budayanya sebagai karakter yang harus ditunjukan, tambah Rumakito.

“Ini tahap persiapan, dan latihan selama ini sudah 80% mengingat peserta ini tidak diasramakan sehingga sedikit kesulitan yang kami hadapi” ujar Kasdim 1708/BN Mayor Inf Manashe Lomo yang ditemui saat berada di lokasi latihan juga.

Direncanakan mereka siap diberangkatan 5 Agustus mendatang dengan menggunakan Hercules, namun sebelumnya putra – putri terbaik ini akan tampil pada acara peresmian kolam renang milik Korem 173/PVB dalam waktu dekat.

Sebelumya, pada Februari 2018 lalu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengunjungi Biak dan tertarik menyaksikan serta mencoba alat musik bambu yang saat itu ditampilkan Sanggar Soren Arwai pimpinan Yosef Ayer dan selanjutnya meminta musik bambu tersebut dapat tampil di Istana Negara.

Berita Lainnya
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Kanal: Papua