Loading...

Dinkes Papua ajak Kepala Daerah Dukung Akreditasi RS

JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM – Dinas Kesehatan(Dinkes) Provinsi Papua mengajak para kepala daerah di wilayah ini agar mendukung akreditasi rumah sakit (RS).

“Saya sudah memberikan informasi kepada masing-masing kepala dinas dan direktur RS kabupaten/kota, mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk menjalankan tugas amanat pemerintah dengan melibatkan pemerintah daerah setempat,” kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinkes Papua, Darwin Rumbiak di Jayapura, Minggu.

Selain itu, memberikan informasi juga kepada kepala daerah yakni Bupati dan Wali Kota bahwa pentingnya mengambil alih dan mempunyai kewajiban untuk membenahi RS guna meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 34 Tahun 2017.

Darwin mengatakan RS di kabupaten/kota di Papua jika terakreditasi dengan edisi snar 2016, maka sedikit kewalahan, memang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan waktu sampai dengan 2020.

Namun, mau tidak mau masing-masing RS di kabupaten/kota di Papua harus masuk dengan akreditasi paripurna edisi snar 2016.

“Tetapi kami akan membicarakan dengan Kemenkes biarlah pada 2018 dan 2019 mereka maju dengan edisi 2012 yaitu empat kelompok kerja (Pokja) yang penting untuk mempersiapkan akreditasi paripurna,” ujarnya.

Untuk menunjang akreditasi tersebut, kata Darwin, Kemenkes ada memberikan bantuan dana non fisik sebesar Rp760 juta pada 2018 dan 2019.

Ada beberapa kabupaten di Papua yang sudah mendapatkan bantuan dana tersebut pada 2018, selanjutnya 2019.

Darwin menilai, sebenarnya bantuan dana tersebut sangat kecil karena penggunaannya sudah ditentukan oleh Kemenkes dan sifatnya hanya membiayai kegiatan worskhop, tetapi juga pendampingan, survei fainal dan survei simulasi.

Untuk itu, tambah dia, menekankan pada Permenkes Nomor 34 tahun 2017 ?lebih kepada pengambil kebijakan di kabupaten/kota yaitu Bupati dan Wali Kota selaku pemilik RS.

“Sebagai kepala daerah wajib hukumnya menjalankan perintah undang-undang, bahwa mereka harus memberikan bantuan kepada RS untuk akreditasi,”ujar Darwin.

Berita Lainnya
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Tiga TNI tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Nduga JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Tiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan tewas da...
Kanal: Papua