Loading...

Garuda Indonesia: Penerbangan Timika-Jakarta Penuh Hingga 16 Juni

TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM — Penerbangan rute Timika-Denpasar-Jakarta maupun rute Timika-Makassar-Jakarta yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air penuh karena sudah tiketnya diborong habis oleh para calon penumpang terhitung sejak 8 Juni hingga 16 Juni.

Manajer Sales dan Pelayanan Garuda Indonesia Cabang Timika I Nyoman Teguh, Jumat, mengatakan Garuda Indonesia tidak menambah kapasitas armada pesawat ataupun menambah frekuensi penerbangan ke Timika untuk mengangkut penumpang mudik Lebaran.

“Kami tidak mengoperasikan pesawat yang lebih besar ataupun menambah frekuensi penerbangan ke Timika karena kondisi di Bandara Mozes Kilangin Timika yang memang tidak memungkinkan untuk itu,” kata Nyoman.

Garuda Indonesia kini mengoperasikan dua pesawat berbadan lebar Boeing 737 seri 800 untuk melayani rute penerbangan Timika-Denpasar-Jakarta dan Timika-Makassar-Jakarta setiap hari dengan kuota penumpang untuk Timika sebanyak 150 orang kelas ekonomi dan 12 orang kelas bisnis.

Nyoman mengatakan harga tiket yang dijual kepada para calon penumpang masih dalam taraf normal di bawah batas atas dengan kisaran Rp3,3 juta (kelas ekonomi) dan lebih dari Rp4 juta (kelas bisnis) untuk jurusan Makassar.

“Sekarang ini baik tiket kelas ekonomi maupun tiket kelas bisnis untuk rute Timika-Makassar-Denpasar-Jakarta sudah penuh alias tidak dijual lagi. Terkecuali ada penumpang yang batal berangkat mungkin bisa dilakukan penggantian. Kami memastikan tidak ada kenaikan harga tiket,” jelas Nyoman.

Ia mengatakan tingginya arus penumpang keluar dari Timika ke wilayah barat terutama Makassar dan Jakarta kali ini lantaran hari raya Lebaran bertepatan dengan liburan sekolah.

Kepada para calon penumpang, diminta untuk melakukan reservasi di Bandara Timika dua jam sebelum keberangkatan.

“Dengan kondisi penumpang lagi ramai seperti sekarang diharapkan para penumpang datang lebih awal di Bandara, apalagi jika berangkat bersama rombongan keluarga dengan membawa barang yang cukup banyak,” kata Nyoman.

Kondisi serupa juga dialami maskapai penerbangan Sriwijaya Air.

Berita Lainnya
KPU: Empat Caleg DPR Papua Tidak Memenuhi Syarat JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menyatakan empat dari total 792 orang bakal calon anggota legislatif (bacaleg) D...
Gempa Bumi 5 SR Guncang Jayawijaya JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,0 SR mengguncang Kabupaten Jayawijaya, Papua. Gempa tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan infor...
Minyak Kayu Putih Biak Merambah Pasar Manokwari BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Minyak kayu putih "Farkin" produksi kelompok petani hutan Kofarwis Rimba Jaya Kabupaten Biak Numfor, Papua, merambah ke pasar k...
KPU Biak Numfor Tambah 128 TPS Baru BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, akan menambah 128 tempat pemungutan suara (TPS) baru untuk Pemilu 201...
KPU Yalimo: Tidak ada Caleg eks Koruptor WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua, memastikan tidak ada calon anggota legislatif eks narapidana koruptor da...
Kanal: Papua