Loading...

Harga Tiket Pesawat Udara Melonjak Drastis

BIAK, TAJUKTIMUR.COM – Harga tiket pesawat udara rute penerbangan dari Bandara Frans Kaiseipo Kabupaten Biak Numfor, Papua ke berbagai kota tujuan di Indonesia menjelang perayaan Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2019 melonjak tajam dibanding hari-hari sebelumnya.

“Harga tiket pesawat udara sebelumnya dari Bandara Biak ke Makassar yang berkisar Rp1,7 juta, kini sudah naik menjadi Rp2,750 juta/penumpang,” ujar Solihin, salah satu warga Biak.

Ia mengakui meski ada lonjakan harga tiket pesawat udara namun karena transportasi udara menjadi kebutuhan utama untuk berpergian maka warga tetap saja membeli.

Sementara itu, Andreas selaku warga Biak lainnya meminta instansi berwenang mengawasi perkembangan harga tiket pesawat udara yang akhir-akhir ini melonjak drastis.

“Harga tiket ke Jayapura sebelum kenaikan bisa dapat Rp700 ribu hingga Rp900 ribu/penumpang namun saat ini sudah diatas Rp1,1 juta,” ujarnya.

Musmin, salah seorang agen penjualan tiket pesawat udara di Biak mengakui kenaikan harga tiket pesawat itu erat kaitannya dengan tingginya kebutuhan warga untuk bepergian menyambut hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru.

“Berbagai agen penjualan tiket di Biak tetap melayani pesanan penumpang meski harga tiket belakangan ini sudah naik diberlakukan penyedia jasa layanan penerbangan Garuda dan Sriwijaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Biak Numfor Fransisco Olla mengakui arus mudik penumpang pesawat udara dan kapal menjelang Natal dan Tahun Baru di Bandara Frans Kaisiepo dan pelabuhan laut masih lancar sesuai dengan jadwal keberangkapan yang berlaku.

“Untuk kenaikan harga tiket pesawat udara yang berlaku saat ini pemerintah menggunakan batas bawah dan batas atas, ya karena saat ini kebutuhan meningkat dan permintaan tinggi harga naik, ya kenaikan dalam batas kewajaran,” katanya.

Fransisco Olla mengakui persiapan angkutan mudik Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Biak Numfor sudah dilakukan dengan pemangku kepentingan seperti KSOP Biak, PT Pelni, PT Angkasa Pura 1 pengelola Bandara Frans Kaisiepo serta Perum Damri yang menangani angkutan darat.

Berita Lainnya
TNI Evakuasi Enam Pekerja Terjebak di Hutan Belantara WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Pasukan TNI berhasil mengevakuasi enam orang pekerja konstruksi di Distrik ...
Harga Bahan Pokok Naik, Warga Papua Diminta Tidak Panik JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lemba...
Pemprov Papua Tetapkan Libur Bersama Natal dan Tahun Baru 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan libur dan cuti bersama dal...
MK Putuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sebagai Bupati dan Wabub Terpilih Deiyai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sah menjadi ...
KPU Yalimo: DPT Bertambah Menjadi 89.439 Jiwa WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua KPU Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Yehemia Walianggen menyebut Daf...
Kanal: Papua