Loading...

Kapolda Larang Calon di Jayawijaya Kerahkan Massa

JAYAWIJAYA (TAJUKTIMUR.COM) — Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menginstruksikan kepolisian di Jayawijaya untuk tidak membiarkan pasangan calon kepala daerah memobilisasi massa karena mengganggu ketertiban umum, termasuk menghambat pemilihan bupati dan wakil bupati.

“Dari rapat koordinasi daerah, Kapolda telah melarang tidak boleh ada mobilisasi massa dalam pelaksanaan tahapan pilkada. Sehingga kami akan bertindak tegas dan sudah menyiapkan personel serta didukung oleh TNI,” kata Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (9/2).

Beberapa hari ke depan kepolisian dan TNI akan melakukan pengamanan ketat, sebab KPU Jayawijaya berencana mengumumkan hasil verifikasi pasangan calon pada tanggal 12 Februari dan hal itu berpotensi menimbulkan konflik apabila ada pasangan yang tidak lolos.

“Kami tetap netral dan membentuk situasi yang aman dan nyaman sehingga dengan tegas kami melarang pasangan calon melakukan mobilisasi massa dalam penetapan calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya dalam bentuk apapun guna menjaga penyelenggaraan pilkada secara damai,” katanya.

Polisi juga melarang pasangan calon untuk menciptakan opini publik, mengintimidasi atau melakukan kegiatan lain yang menghambat aktivitas masyarakat lainnya.

“Kalau ada hal yang kurang berkenan itu ada diatur dalam undang-undang yang dimulai dari Panwas, Bawaslu sampai nanti kepada Mahkamah Konstitusi. Kita harus belajar demokrasi yang baik sehingga tidak mengorbankan masyarakat umum,” katanya.

Yan Pieter mengatakan, polisi siap menjadi mediator antara peserta pemilu dan penyelenggara apabila ada ketidak puasan terhadap pelayanan penyelenggaraan pemilu.

“Mulai sekarang sampai seterusnya kami tidak mau lagi melihat aksi-aksi anarkis dalam bentuk apapun. Jangan membuat opini yang menjustifikasi lembaga lain bahwa tidak independen dan atau memihak dan sebagainya,” katanya.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
Inalum dan Uncen kerja sama Membangun Papua JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM dan Universitas Cendr...
Banjir Hanyutkan Lima Warga di Sebagian Tolikara JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua menyatakan huja...
BPS: Penduduk Miskin di Mimika Capai 31.175 Jiwa TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika, menyatakan penduduk miskin di...
Kementerian PUPR bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Program Rumah Khusus (Rusus) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan...
Polisi Sentani-Warga Nendali Sepakat Tolak Hoaks SENTANI, TAJUKTIMUR.COM - Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Timur bersama warga Kampung Nendali Sen...
Kanal: Papua Pilkada