Loading...

KPU Biak Numfor Ingatkan Dua Anggota DPRD Siapkan Pengunduran Diri

BIAK (TAJUKTIMUR.COM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua mengingatkan dua anggota DPRD setempat yang maju dalam pilkada serentak 2018 untuk mempersiapkan surat pernyataan pengunduran diri dari legislator.

“Surat pengunduran diri dari jabatan mutlak dipenuhi anggota DPRD, anggota TNI/Polri yang akan maju dalam pencalonan kepala daerah,” kata Ketua KPU Biak Numfor Jackson S Maryen, Minggu.

Jackson menyebut aturan mengundurkan diri dari jabatan berdasarkan UU Nomor 10 tahun 2016 yang mengatur tentang Pilkada, Anggota DPR, DPD dan DPRD baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Jika ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah, lanjutnya, maka anggota DPRD wajib mengundurkan diri dari keanggotaannya di lembaga tersebut,

Status keanggotaan pasangan calon kepala daerah harus jelas setelah resmi menjadi calon bupati dan calon wakil bupati yang ditetapkan dalam keputusan rapat pleno KPU.

Jackson menyebut pada perbaikan berkas administrasi syarat pencalonan pasangan calon bupati dan wakil bupati telah berakhir Sabtu (20/1) pukul 24.00 WIT.

“Untuk dua anggota DPRD Biak yakni Akmal Bachri (PPP) dan Nehemia Wospakrik (Partai Golkar) karena maju mencalonkan diri dalam pilkada maka harus menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri, ya ini telah kami periksa kelengkapannya,” ujar Jackson Maryen.

Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Syukur Amin yang juga anggota tim pemenangan pasangan calon Nicodemus Ronsumbre-Akmal Bachri (Normal) mengakui Akmal merupakan anggota DPRD dari PPP sehingga harus mengundurkan diri dari DPRD setempat.

“Kami sudah melengkapi syarat surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan untuk pasangan calon bupati Nicodemus Ronsumbre (anggota Polri) dan calon Wakil Bupati Akmal Bachri dari keaggotaan DPRD Biak,” ujar Syukur.

Berdasarkan data KPU Biak Numfor telah menerima pendaftaran tiga pasangan calon Nicodemus Ronsumbre-Akmal Bachri Hi Kalabe (Normal) didukung enam parpol pengusung yakni Partai Nasdem, Demokrat, PKB, PPP dan PAN serta Gerindra.

Sedangkan pasangan Herry Ario Naap-Nehemia Wospakrik didukung Partai Golkar, PBB, Hanura dan PDIP, dan pasangan jalur perseorangan Andreas Msen-Yustinus Noriwari.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
TNI Evakuasi Enam Pekerja Terjebak di Hutan Belantara WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Pasukan TNI berhasil mengevakuasi enam orang pekerja konstruksi di Distrik ...
Harga Bahan Pokok Naik, Warga Papua Diminta Tidak Panik JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lemba...
Pemprov Papua Tetapkan Libur Bersama Natal dan Tahun Baru 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan libur dan cuti bersama dal...
MK Putuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sebagai Bupati dan Wabub Terpilih Deiyai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sah menjadi ...
KPU Yalimo: DPT Bertambah Menjadi 89.439 Jiwa WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua KPU Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Yehemia Walianggen menyebut Daf...
Kanal: Papua Pilkada