Loading...

KPU Jayawijaya Perpanjang Pendaftaran Peserta Pilkada

JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya, Papua memperpanjang pendaftaran peserta Pilkada Serentak 2018 setelah menerima surat edaran dari KPU RI.

“Jadi, kami akan buka kembali pendaftaran peserta pilkada bagi para pasangan calon bupati/wakil bupati di Jayawijaya pada 19-21 Januari 2018,” kata Ketua KPU Jayawijaya Adi Wetipo saat berada di Kota Jayapura, Papua, Minggu.

Adi didampingi empat komisioner dan sekretaris KPU Jayawijaya menjelaskan, pada Rabu (10/1) ditutup pendaftaran peserta pilkada dengan hanya satu bakal pasangan calon bupati/wakil bupati dinyatakan memenuhi syarat pencalonan dan syarat calon.

“Kami langsung berkoordinasi dengan KPU Papua dan KPU RI, terkait hasil dari pendaftaran tersebut. Kami jelaskan bahwa dalam masa pendaftaran itu ada tiga bakal pasangan calon yang datang, dua ditolak dan satu diterima,” katanya lagi.

Ketiga pasangan calon yang datang mendaftar itu, kata Adi, adalah bakal pasangan calon Jimmy Asso-Lembang Kogoya didukung oleh dua partai politik yakni PDI Perjuangan dan PAN, namun setelah dilakukan pemeriksaan dokumen ternyata berkasnya tidak lengkap dan ditolak.

“Pasangan ini datang mendaftar pada hari kedua, namun dukungan partai pengusung tidak lengkap, sehingga kami minta dilengkapi melalui ketua tim sukses tapi hingga tenggat waktu tidak dipenuhi juga, ini kami buat berita acaranya,” katanya.

Lalu, pasangan petahana Jhon Richard Banua yang juga Wakil Bupati Jayawijaya periode 2013-2018 berpasangan dengan Marthin Yogobi yang didukung oleh 10 partai politik yang ada di DPRD setempat, datang mendaftar.

“Namun setelah kami cek berkas dukungan parpol yang dibawa ke KPU, hanya dukungan dari Gerindra dan ditolak karena berkas yang ada berupa surat rekomendasi dan surat tugas tanpa melampirkan B1KWK,” katanya lagi.

Kemudian pasangan ketiga yang mendaftar pada hari terakhir adalah Bartolomius Paragaye-Ronny Elopere yang diusung oleh Partai Gerindra dan Hanura. “Dokumen Partai Gerindra lengkap, tapi untuk Hanura dokumen yang diberikan hanya fotokopi. Hal ini sudah kami tanyakan kepada ketua tim sukses mana dokumen asli, sehingga kami berikan waktu hingga pukul 24.00 pada hari ketiga pendaftaran tapi juga tidak dilengkapi,” kata Adi Wetipo.

Tepat pukul 24.00 di hari ketiga pendaftaran, KPU Jayawijaya langsung menggelar pleno dan menyatakan hanya satu calon yang lolos dan dua calon tidak lolos karena berkas tidak lengkap.

“Jadi, kami langsung gelar pleno penutupan pendaftaran dan langsung berkoordinasi dengan KPU Papua, bagaimana langkah selanjutnya dengan satu calon. Ternyata kami mendapat surat edaran dari KPU RI bahwa harus dibuka kembali pendaftaran bagi daerah yang hanya satu calon yang diterima sebagaimana PKPU 15 Tahun 2017,” kata Divisi Teknis KPU Jayawijaya Sarlota Nelcy.

Menurut dia, jadwal pendaftaran ulang dimulai dengan sosialisasi pada 13-15 Januari 2018, dilanjutkan dengan pengumumuman pendaftaran ulang pada 16-18 Januari 2018, dan pendaftaran para peserta pilkada pada 19-21 Januari 2018.

“Pendafataran ini hanya dibuka bagi para pasangan calon yang diusung oleh partai. Ada enam kursi yang tersisa dan itu bisa untuk pasangan calon,” katanya.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
TNI Evakuasi Enam Pekerja Terjebak di Hutan Belantara WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Pasukan TNI berhasil mengevakuasi enam orang pekerja konstruksi di Distrik ...
Harga Bahan Pokok Naik, Warga Papua Diminta Tidak Panik JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lemba...
Pemprov Papua Tetapkan Libur Bersama Natal dan Tahun Baru 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan libur dan cuti bersama dal...
MK Putuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sebagai Bupati dan Wabub Terpilih Deiyai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sah menjadi ...
KPU Yalimo: DPT Bertambah Menjadi 89.439 Jiwa WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua KPU Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Yehemia Walianggen menyebut Daf...
Kanal: Papua Pilkada