Loading...

KPU Papua Bantah Adanya Pembatalan Calon

WAMENA (TAJUKTIMUR.COM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua memastikan isu yang berkembang tentang pembatalan pasangan calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya sebagai peserta pilkada akibat lambat menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara tidak benar.

Komisioner KPU Papua Tarwinto ketika dihubungi dari Jayawijaya, Selasa, mengatakan KPU tidak membatalkan pasangan tunggal calon kepala daerah itu sebab mereka sudah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tidak dibatalin. Jadi begini, John Banua (calon) itu menyerahkan tanggal 23 Januari, tanggal itu kalau di surat keterangan (SK) tahapan, itu masih masuk dalam tahapan perbaikan. Jadi tidak terlambat. Tidak ada masalah,” katanya.

Komisioner dari Divisi Hukum KPU Papua ini mengatakan saat itu KPU Jayawijaya melakukan pendaftaran peserta pemilu sebanyak dua kali karena hingga waktu penutupan pendaftaran tahap pertama, hanya satu pasangan calon yang terdaftar.

“Perpanjangan pendaftaran itu dari tanggal 19-21 Januari sehingga untuk perbaikan LHKPN itu diperpanjang juga dari tanggal 28 hingga 29 Januari, sedangkan dia menyerahkan laporan tanggal 23 Januari sehingga tidak terlambat,” katanya.

Tarwinto mengatakan, tidak mengetahui pasti besaran LHKPN pasangan tersebut, namun KPU sudah menerima tanda terima LHKPN yang diberikan oleh KPK kepada calon Jayawijaya.

“Tanda terima itu sudah kami terima. Kalau terkait besaran LHKPN itu saya tidak tahu persis, sebab kita KPU hanya menerima tanda terima bahwa itu sudah melaporkan kekayaan kepada KPK,” katanya.

Ketua KPU Jayawijaya Adi Wetip melalui pesan singkat mengatakan KPU Papua dan KPU Jayawijaya sudah melakukan jumpa pers terkait LHKPN calon Jayawijaya di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan KPK melalui http://kpk.go.id/id/pantau-pilkada-Indonesia, calon bupati Jayawijaya memiliki harta kekayaan Rp23.993.404.298 dan Calon Wakil Bupati Jayawijaya Rp8.079.474.886.

(as)

Berita Lainnya
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Tiga TNI tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Nduga JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Tiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan tewas da...
Polda Papua tetapkan Jafar Umar Thalib tersangka perusakan di Koya JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua menetapkan Jafar Umar Th...
Bupati Biak Numfor Larang Pejabat Eselon II Keluar Daerah BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Pelaksana tugas Bupati Biak Numfor, Papua, melarang pejabat kepala organisasi...
Kanal: Papua Pilkada