Loading...

KPU: PDI-P Papua belum memenuhi syarat Pemilu 2019

JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tarwinto menyatakan PDI-Perjuangan setempat belum memenuhi syarat (BMS) mengikuti Pemilu 2019 karena ditemukan sejumlah data yang belum sinkron, saat dilakukan verifikasi faktual.

“Verifikasi faktual hari ini di PDI-Perjuangan statusnya dianggap masih belum memenuhi syarat,” kata Tarwinto didampingi rekannya sesama komisioner KPU Izak Hikoyabi, Musa Sombuk dan sejumlah stafnya di sekretariat PDI-Perjuangan di Kompleks Asrama Haji, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin.

Menurut dia, hal yang membuat PDI-P secara faktual belum memenuhi syarat karena ada tiga perbedaan yang ditemukan oleh tim verifikator partai politik dari KPU Papua yakni tidak sinkron dengan sipol.

“Diantaranya soal alamat sekretariat, seharusnya nomor 8 tetapi di dalam sipol tertulis nomor 1, kemudian surat pernyataan dari DPP belum bisa ditunjukkan,” katanya.

Lalu, kata Tarwinto, dalam verifikasi faktual itu, tim verifikator KPU melihat bahwa pimpinan partai berlambang moncong banteng putih tidak hadir bersama jajaran pengurus tingkat provinsi.

“Kemudian Pak Ketua PDI-P Papua Edoardus Kaize sampai dengan hari ini tidak hadir, padahal bisa dilakukan dengan cara vidio call tapi tidak tersambung karena sedang melaksanakan tugas di Asmat,” katanya.

Sehingga, kata dia, tiga hal tersebutlah yang membuat PDI-P dikatakan BMS.

“Tapi masih ada kesempatan untuk melakukan perbaikan pada 1 hingga 3 Februari 2018,” kata Tarwinto.

Sementara itu, Sekretaris PDI-P Papua Calvin Mansnembra didampingi wakilnya Hermes Hein Ohee dan bendahara Kristina RL Luluporo serta pengurus lainnya mengatakan ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki guna melengkapi data yang kurang.

“Diantaranya karena Ketua PDI-P sedang melaksanakan tugas ke Asmat, lalu alamat kantor yang diinput di sipol oleh DPP belum tepat dan surat pernyataan yang belum ada salinan, ini yang akan kami perbaiki,” katanya.

Calvin mengaku optimistis semua berkas atau syarat yang diminta oleh KPU bisa dipenuhi atau dirampungkan dalam waktu dekat ini, sebelum tenggat waktu berakhir.

“Kami optimistis akan dibereskan. Oh iya, kouta kader perempuan kami juga memenuhi syarat,” katanya.

Selama jalannya proses verifikasi faktual di sekretariat PDI-P Papua, berlangsung lancar yang diawasi oleh Anugrah Patah pengawas Bawaslu Papua bersama dua orang stafnya.

(fr(

Berita Lainnya
TNI Evakuasi Enam Pekerja Terjebak di Hutan Belantara WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Pasukan TNI berhasil mengevakuasi enam orang pekerja konstruksi di Distrik ...
Harga Bahan Pokok Naik, Warga Papua Diminta Tidak Panik JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lemba...
Pemprov Papua Tetapkan Libur Bersama Natal dan Tahun Baru 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan libur dan cuti bersama dal...
MK Putuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sebagai Bupati dan Wabub Terpilih Deiyai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sah menjadi ...
KPU Yalimo: DPT Bertambah Menjadi 89.439 Jiwa WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua KPU Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Yehemia Walianggen menyebut Daf...
Kanal: Papua Pilkada